Dewan : Putuskan Segera DED Johar

Ketua DPRD Kota Semarang Supriyadi (Vedyana Ardyansah/asatu.id)

SEMARANG (asatu.id) ‎- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang menilai langkah Pemerintah Kota Semarang mengakomodir mediasi antara dinas, akademisi, budayawan, dan perwakilan pedagang Pasar Johar terkait revisi Detail Engineering Design (DED) Pasar Yaik merupakan langkah yang tepat.

Hal tersebut dikatakan Ketua DPRD Kota Semarang Supriyadi, menyusul setelah adanya aksi protes sebagian pedagang pasar yang menolak pembangunan Pasar Johar, tepatnya bangunan Pasar Yaik Baru dengan lebih dari 3 lantai.

“Mediasi kemarin memunculkan 2 kepentingan yang harus diakomodir pemerintah. Yang pertama kepentingan ruang publik dan kepentingan sejarah. Tentunya ini harus diakomodir,” ucap Supriyadi, Minggu (26/2).

Pihaknya mengatakan, perubahan rumusan DED masih bisa dilakukan selama belum diputuskan. Akan tetapi kalau sudah jadi dan diputuskan, maka tentunya hal tersebut bakal sulit dirubah. Oleh karena itu, saat ini masih sedang dibahas dan dilakukan revisi-revisi lagi.

Supriyadi berharap, pertemuan lanjutan terkait DED Pasar Yaik yang rencananya akan digelar Selasa (28/2) atau Rabu (1/3), menemui keputusan final setelah konsultan memberikan paparannya.

“Kami inginnya setelah konsultan memaparkan opsi-opsi terkait DED yang sudah diberi masukan kemarin segera diputuskan dan dilaksanakan, karena pemerintah pusat dan provinsi sudah memberikan perhatian pemkot untuk membangun Pasar Johar,” terangnya.

Pihaknya akan terus mendorong pemerintah kota untuk segera merealisasikan pembangunan pasar, hal itu dilakukannya agar pedagang segera memasuki pasar baru tersebut dan bisa segera berdagang.

“Tentunya kalau tidak segera direalisasikan ini kan kasihan pedagangnya. Sekarang ini mereka istilahnya hidup segan mati tak mau,” tukasnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *