Ribuan Durian Siap Puaskan Pengunjung Festival Durian

Festival Durian 2017 digelar di Waduk Jatibarang (Imboh Prasetyo/asatu.id)

SEMARANG (asatu.id) – Cuaca ekstrim yang melanda Kota Semarang dalam beberapa bulan terakhir berefek pada hasil perkebunan. Salah satunya komoditas buah durian yang dibudidayakan di Kecamatan Gunungpati, Mijen serta Ngaliyan. Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pertanian Kota Semarang, Wahyu Permata Rusdiana, Jumat (24/2).

Dia menyampaikan, akibat hujan disertai angin kencang yang sering terjadi di kawasan tersebut, menyebabkan bunga durian dan buah yang masih muda jatuh berguguran, kalaupun bisa tumbuh besar buahnya akan terasa hambar.

“Jika biasanya satu pohon mampu menghasilkan ratusan buah durian, untuk musim buah durian kali ini hanya dapat menghasilkan rata-rata 50 buah durian saja. Sebenarnya ada tips yang sudah banyak dipraktikkan para petani agar pohon duriannya tetap bisa berbuah banyak dengan kualitas rasanya masih ciamik,” katanya.

Pihaknya menegaskan kondisi intensitas hujan tinggi di saat ini tidak akan mempengaruhi kualitas buah durian yang akan disajikan dalam Festival Durian di Waduk Jatibarang, Semarang. Festival tersebut akan dibuka secara resmi oleh Wali Kota Semarang Sabtu (25/2) pagi. Festival Durian sendiri sudah dimulai sejak Jumat (24/2) hingga Minggu (26/2) nanti.

“Untuk festival, duriannya sudah pilihan. Untuk memenuhi permintaan stok durian tidak hanya dari durian lokal saja tapi juga ada dari berbagai jenis durian dari luar kota, jadi rasanya dijamin ciamik,” pungkasnya.

Pihaknya telah menyediakan sebanyak 20 ribu lebih buah durian untuk memuaskan pengunjung yang menyemarakkan festival yang digelar di Waduk Jatibarang, Semarang.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *