Paket 3 Bandara Ahmad Yani Masih Belum Dikerjakan

(doc/asatu.id)

SEMARANG (asatu.id) – Pembangunan proyek Bandar Udara Ahmad Yani Semarang saat ini memasuki tahap pemenangan lelang proyek pembangunan paket 3. Untuk pembangunan paket 4, masih dalam proses desain pembangunan.

“Untuk paket 1, sudah 75 persen. Yaitu pembangunan akses jalan dan lahan parkir. Lalu paket 2 yaitu  pembangunan apron sudah 100 persen,” ujar General Manager Angkasa Pura, Priyo Jatmiko, Rabu (22/2).

Dia menjelaskan, proyek paket 3 meliputi pembangunan terminal dan fasilitas pendukung, sedangkan paket 4 adalah pembangunan perkantoran. “Kami harapkan di bulan Agustus 2018 sudah siap operasional,” tambahnya.

Dia menggambarkan bahwa nantinya kapasitas yang akan ditampung bandara mencapai 4 kali luasan yang sekarang. “Lalu untuk appron juga nanti bisa memuat 2 kali lipat dari volume saat ini,” imbuhnya.

Seperti diketahui, bandara dibangun di lahan seluas 88,4 hektare yang berada di kawasan pesisir tambak, sehingga seolah-olah bandara mengapung di air atau dengan istilah floating air port dengan perkiraan menelan biaya Rp 2,1 triliun.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *