Ini Syarat Untuk Ajukan Rutilahu

 

SEMARANG (asatu.id) – Kota Semarang memiliki program pembenahan Rutilahu (Rumah Tidak Layah Huni) di Dinas Penataan Ruang. Warga Semarang yang memiliki rumah tidak layak huni dapat mengusulkan perbaikan huniannya tersebut.

“Syaratnya mudah, yakni rumah harus milik sendiri, lantai tidak dikeramik, dan dinding hanya dari anyaman bambu,” ujar Sekretaris Dinsos Kota Semarang, Joko Rakito, (20/2).

Joko menjelaskan, dalam penentuan pembangunannya ditentukan oleh Pemerinta Kota (Pemkot) atau Kementerian. “Dinsos hanya berwenang sampai mengusulkan perbaikan dan verifikasi serta peninjauan lapangan,” tambahnya.

Lebih lanjut, dia menambahkan perbaikan rumah tidak layak huni yang dilakukan dari Kementrian Sosial, tidak dibangun secara full bangunan permanen. “Namun hanya dibangun semi permanen, dengan fasilitas ada MCK, lantai dipasang Keramik, dan dinding ditembok setengah dan papan,” ucapnya.

Dia mengungkapkan, bahwa Bantuan perbaikan Rutilahu dari Kementrian Sosial RI mencapai sekitar Rp 15 juta.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *