Dinas Perdagangan Kembali Sosialisasi

Penghuni dan PKL bantaran Sungai Banjir Kanal Timur (BKT) kembali menghadiri sosialisasi yang digelar Dinas Perdagangan. (Vedyana Ardyansah/asatu.id)

SEMARANG (asatu.id) – Dinas Perdagangan Kota Semarang kembali menggelar sosialisasi relokasi penghuni dan Pedagang Kaki Lima (PKL) di bantaran Sungai Banjir Kanal Timur (BKT).

Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang Fajar Purwoto mengatakan, semua pedagang tidak keberatan untuk direlokasi di Pasar Klitikan Pedurungan.

“Intinya mereka menerima untuk dipindah. Nantinya para pedagang akan mendapat kios dan penghuni bisa mendapatkan rusunawa,” ucapnya di Balai RW 01 Kelurahan Sawah Besar, Selasa (7/2).

Fajar menjelaskan, tiga kelurahan tidak masalah untuk pindah karena mereka sadar menempati wilayah larangan di bantaran kali. Lanjutnya, nantinya PKL akan diberikan luas kios seluas 3×3 meter persegi dan 2×2 meter persegi di Pasar Klitikan.

Nantinya kios pedagang juga akan dibangun klaster-klaster. “Pemindahan pedagang akan kami lakukan setelah pasar klitikan di Pedurungan sudah selesai dibangun mencapai 90 persen,” ujarnya.

Saat ini proyek normalisasi BKT dalam tahap pembuatan LARAP, kewenangan dari provinsi termasuk nanti menentukan siapa yang akan mendapatkan kios dan hunian rusunawa di provinsi. Target pemindahan direncanakan setelah Lebaran dan masuk tahun ajaran baru.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *