1327 PKL akan dipindah ke Pasar Klitikan

SEMARANG (asatu.id) – Dinas Perdagangan Kota Semarang melakukan sosialisasi tahap pertama ke Kelurahan Pandean Lamper, Jalan Banteng Raya, Kecamatan Gayamsari, Kamis, (26/1). Kegiatan tersebut merupakan rangkaian Sosialisasi terkait pemindahan atau relokasi Pedagang Kaki Lima (PKL) di bantaran Banjir Kanal Timur (BKT).

Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang Fajar Purwanto mengatakan, Para PKL akan direlokasi ke Pasar Klitikan Penggaron. Sedangkan untuk yang berstatus penghuni bantaran, akan disediakan rusunawa. “Untuk yang berstatus penghuni bantaran, Pemkot melalui dinas perumahan dan pemukiman akan menyediakan rusunawa”, ujarnya.

Pihaknya berencana membangun 1200 kios serta los di Pasar Klitikan dengan alokasi dana sebesar Rp 15 Miliar. Dia juga menambahkan, untuk saat ini Pasar Klitikan sudah masuk pengajuan lelang. “Target oktober sudah harus jadi. Saya akan kawal pemindahan PKL disini. Untuk itu tempat relokasi itu harus jadi dulu, baru kita pindahkan”, katanya.

Dia menerangkan bahwa dari hasil LARAP ada 1327 PKL di bantaran BKT yang akan dimasukkan atau direlokasi ke Pasar Klitikan. “Disinikan ada 1327 PKL, disana masih ada kios. Kita asumsikan jumlahnya cukup. Apabila tidak cukup akan kita arahkan ke Pasar Banjardowo. Karena pasar Banjardowo sudah milik Pemkot”, ucapnya.

Sementara itu, salah satu PKL Bantaran BKT, Wiyono mengatakan, setuju dengan langkah relokasi yang akan dilakukan Pemkot. Saya Setuju, kalo memang dipindah untuk kemajuan kota Semarang. Saya sendiri cuman minta lahan untuk jualan. Karena saya berdagang disitu sudah lama”, tukasnya.(HP)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *