Dokumen Perjanjian Kerja Jadi Acuan Target OPD

Rakor penyusunan dokumen perjanjian kerja OPD (Reza Permadi/asatu.id)

Semarang (asatu.id) – Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Semarang menggelar rapat koordinasi (rakor) penyusunan dokumen perjanjian kerja di ruang komisi C dan D Gd. Moch. Ikhsan Lt.VIII jl. Pemuda No.148, Senin (23/1).

Perjanjian kerja ini adalah suatu dokumen kesepakatan antara atasan dan bawahan untuk melaksanakan sasaran strategis dan indikator kinerjanya yang di dukung program dan kegiatan pada masing – masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Dokumen perjanjian ini dikumpulkan selambatnya tanggal 16 Februari dengan ditandatangani walikota dan kepala dinas/OPD masing-masing. Dokumen ini sebagai wujud nyata komitmen antara OPD terhadap Walikota dan kepada masyarakat Kota Semarang.

Dalam dokumen ini terdapat program kerja sasaran serta indikator kinerja dimana hal ini dapat digunakan untuk mengontrol kinerja OPD di Kota Semarang.

Adi ketua rapat mengatakan bahwa kegiatan ini menjadi kegiatan rutin tahunan dimana untuk memberikan pengarahan kepada OPD agar dapat mudah menyusun dokumen perjanjian ini, mengingat banyak OPD baru dan pegawai baru di OPD yang masih perlu penjelasan lebih lanjut untuk penyusunan dokumen ini.

“Penting untuk diingat, bila kegiatan OPD tidak bisa memenuhi target yang sudah ada dalam perjanjian maka OPD tersebut akan dikenai sanksi yang telah tertera dalam perjanjian,” katanya.

Selain itu dirinya menambahkan, masyarakat juga dapat ikut mengawasi kinerja OPD dengan membuka website Kota Semarang untuk melihat apa saja yang seharusnya masing – masing OPD lakukan. (Reza Permadi)

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *