Dinas PU Kota Semarang Tunggu PU Pusat

snapshot_001-1SEMARANG (asatu.id) – Rencana normalisasi Banjir Kanal Timur yanga akan dilakukan pemerintah pusat pada tahun 2017 ini, Dians Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang masih menunggu kepastian Detail Engeenering Details yang dibuat pemerintah pusat.

“DED ini nantinya akan digunakan untuk memetakan permasalahan yang harus diselesaikan pemerintah kota. Termasuk dalam hal menertibkan bangunan di bantaran sungai Banjir Kanal Timur”, ujar Kepala DPU Kota Semarang, Iswar Aminudin, beberapa hari lalu.

Iswar menikapi rencana normalisasi sungai BKT, menurutnya, hingga saat ini belum ada informasi pasti soap DED yang dibuat Kementerian PU pusat. “Sehingga, pemerintah kota masih menunggu untuk menentukan langkah selanjutnya”, ucapnya.

Pihaknya menjelaskan, DED ini penting bagi pemerintah kota karena untuk mengetahui secara menyeluruh mana saja yang harus dikerjakan pemerintah kota. Termasuk dalam hal penertiban bangunan di bantaran sungai BKT, yang jumlahnya mencapai lebih dari 4 ribu bangunan, permanen maupun semi permanen. “Untuk itu kami akan berkoordinasi dengan kementerian PU supaya penanganan BKT dapat segera selesai”, ungkapnya.

Normalisasi sungai BKT sendiri, lanjutnya, telah dianggarkan oleh kementerian PU sebesar Rp560 miliar pada APBN murni tahun 2017. ” Sesuai rencana, dana tersebut akan digunakan untuk konstruksi normalisasi BKT sepanjang 6,7 kilometer. Mulai dari jembatan majapahit hingga pantai marina. Ditargetkan selesai 2020 mendatang”, pungkasnya.(HP)

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *