Setrips Berkarya Untuk Semarang

Komunitas Setrips Semarang wadah bagi para pegiat komik strip (Imboh Prasetyo/asatu.id)

Komunitas Setrips Semarang wadah bagi para pegiat komik strip (Imboh Prasetyo/asatu.id)

Semarang (asatu.id) – Komik Setrips Semarang merupakan wadah untuk para komikus di area Semarang, anggotanya bukan hanya berasal dari dalam Semarang saja namun mayoritas komikus yang berdomisili di Semarang.

Luis Cahyo Kumolo wakil ketua Komik Setrips Semarang menuturkan bahwa, komik setrips mempunyai cerita yang pendek, satu halaman isinya 1 sampai 3 panel yang sudah bisa menceritakan isi dari komik.

Komunitas Komik Setrips Semarang berdiri sejak tanggal 10 oktober  2015, tujuan dari pembentukan setrips Semarang adalah untuk mengumpulkan komikus di Semarang serta membanggakan kota Semarang melalui komik (setrips).

“Anggota kami saat ini masih berjumlah 22 orang mayoritas adalah mahasiswa, namun juga ada yang sudah bekerja dan anak SMA, kami tidak membatasi usia, kalau ada yang ingin bergabung langsung saja direct message (DM) ke akun Instagram kami @setrips, nanti kami akan undang pada saat gathering,” katanya.

Dirinya menjelaskan, saat ini anggota setrips sudah ada yang memenangkan webtoon rising star, menerbitkan komiknya sendiri, endorse di sosmed, dan bahkan bekerja sebagai seorang ilustrator komik.

Louis menyampaikan bahwa setiap 1-2 kali dalam seminggu setrips mengadakan gathering, “Kami biasanya gathering dibermacam tempat, tapi seringnya di tempat nongkrong yang ada di dalam minimarket Semarang, setiap kumpul kami tidak hanya menggambar komik namun juga membuat video dari gambar kami, yang penting produktif,” katanya.

Setrips  Semarang selalu terbuka bagi anggota baru yang ingin bergabung, yang belum bisa gambar komik boleh ikut gabung dan akan dibimbing hingga bisa menggambar komik, jika perlu sampai menpunyai akun Instagram setrips sendiri. Bagi yang sudah punya, bisa memberikan nama akunya kemudian digabungkan dengan akun member yang lama.IMG_3196

Untuk saat ini kegiatan setrips Semarang masih menjadi pembicara dalam workshop komik di Semarang dan gathering, setrips Semarang juga sudah mengeluarkan karya yang di namakan kompilasi Setrips Sem(b)arang yang dapat di pesan melalui Instagram.

Lebih jauh Setrips Semarang merencanakan untuk mengadakan workshop setiap beberapa bulan sekali untuk membantu peminat komik yang ingin belajar membuat komik.

Perkembangan komik di Indonesia saat ini sangat bagus dan sudah menciptakan karakter sendiri. Komik Indonesia sudah mulai diminati dari luar negeri, contohnya seperti karakter Si Juki.

Untuk Semarang sendiri perkembangan komik sudah dapat bersaing dengan kota lain, banyak yang sudah tau bahwa di Semarang sudah ada komunitasnya, sudah tau karyanya seperti apa dan membernya siapa saja.

“Kami ingin menyatukan komikus yang berada di Kota Semarang, kami ingin berkontribusi lebih kepada Kota Semarang sampai kami diakui oleh pemkot dan bisa bekerja sama dengan Pemkot Semarang, kami ingin berkontribusi mulai dari Kota Semarang hingga berkontribusi untuk negara Indonesia melalui komik,” tutur Louis. (Imboh Prasetyo)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *