Armada Baru Harus Pelayanan Maksimal

Walikota Semarang Hendrar Prihadi secara simbolis meresmikan operasional armada baru BRT koridor 1 (Vedyana Ardyansah/asatu.id)

Walikota Semarang Hendrar Prihadi secara simbolis meresmikan operasional armada baru BRT koridor 1 (Vedyana Ardyansah/asatu.id)

Semarang (asatu.id) – Perbaikan pelayanan masyarakat di 2017 ini nampaknya memang sangat diharapkan Walikota Semarang Hendrar Prihadi. Pergantian tahun 2017 menjadi momentum yang tepat guna memperbaiki seluruh pelayanan masyarakat.

Terbukti, sebelumnya Walikota telah mengkukuhkan Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) baru-baru ini. Dan baru pagi tadi, Kamis (12/1), pria yang akrab disapa Hendi ini meminta agar pelayanan di Bus Rapid Transit (BRT) kota agar berbenah.

Hal tersebut disampaikannya mengingat adanya statistik dan ditunjukkan secara jelas adanya penurunan jumlah penumpang BRT. “Penumpang mulai menghindari BRT lho. Kalo saya hitung ada penurunan jumlah penumpang sekitar 300 ribu selama setahun. Tolong ini dievaluasi,” ujarnya.

Ditambahkannya, penurunan penumpang tersebut disebabkan beberapa kemungkinan dan pihaknya meminta hal tersebut agar diperbaiki segera. “Apakah armadanya yang semakin tua, atau pelayanannya yang jelek, mungkin supirnya ugal-ugalan, maka itu harus segera dilakukan perbaikan,” tambahnya.

Namun demikian, pihaknya masih optimis jika BRT akan tetap menjadi moda transportasi unggulan. “Saya rasa optimisme saya dan kawan-kawan masih tinggi, dan kami berharap BRT masih tetap menjadi moda transportasi unggulan untuk masyarakat Kota Semarang,” ucapnya.

Harapan Walikota tersebut didukung dengan dioperasionalkannya 20 armada baru Trans Semarang koridor I. ”Jadi kita punya stok 65 bus, yang 20 dioperasionalkan di koridor I. Sisanya akan dioperasionalkan di koridor 5 dan 6,” ungkapnya.

Dengan beroperasinya BRT yang baru tersebut, harapnya mampu memberikan rasa nyaman kembali kepada masyarakat. “Dengan adanya pergantian, maka bus yang lama akan dikembalikan lagi kepada pemberi bantuan, yaitu Departemen Perhubungan dan Pemerintah Provinsi Jateng,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Semarang Supriyadi menyambut baik adanya peluncuran BRT baru tersebut. “Harapan kami kedepan dalam pelayanannya jangan sampai seperti dulu, sering terjadi keterlambatan, lalu agar kenyamanan dari penumpang tidak ada lagi”, ungkapnya.

Dia juga menginginkan agar pembukaan koridor baru tidak hanya dilakukan di koridor 5 dan 6 saja. “Tentu tidak sampai di koridor 6 saja, tapi 7 dan 8 harus segera dibuka. Karena sistem transportasi ini harus segera diterapkan dan dinikmati masyarakat Kota Semarang untuk bisa masuk ke semua lini,” tukasnya. (Vedyana Ardyansah)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *