Festival Dolanan Tradisional Ramaikan Festival Komukino

img20170108134808SEMARANG (asatu.id) – Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Teknologi Informasi dan Komunikasi Universitas Semarang, kembali menyelenggarakan kegiatan tahunan Festival Komukino yang bertempat di Halaman Stadion Diponegoro, Jalan Ki Mangunsarkoro, Semarang

Festival Komukino ke-5 mengambil tema Jawa Tengah Sae, yang dimaksudkan untuk melestarikan kebudayaan Jawa Tengah.

Dengan menggandeng 6 eks karisidenan Jawa Tengah yang di dalamnya terdapat 35 Kabupaten/Kota, Festival Komukino menghadirkan beragam acara seperti Festival Kuliner, Festival Batik, Festival Dolanan tradisional, Talkshow, dan berbagai perlombaan.

Amelia sebagai ketua panitia menuturkan, bahwa dengan digelarnya acara ini agar masyarakat, khususnya generasi muda kita dapat merasa bangga dan tidak melupakan budaya tradisional yang pernah ada. “Rangkaian acara festival komukino juga dilengkapi dengan charity yang merupakan ciri khas kegiatan tahunan ini,” ujarnya kepada asatu.id, Minggu (8/1) .

Intan Avantie

Intan Avantie

Pihaknya membandrol kegiatan ini dengan peduli dan berbagi, pasalnya kegiatan sosial tersebut ditujukan untuk membantu anak-anak yang kurang mampu dan berkebutuhan khusus. “Dana yang dikumpulkan melalui charity akan disalurkan langsung ke yayasan panti asuhan di kota Semarang,” katanya.

Intan Avantie pengusaha designer batik menjelaskan bahwa acara seperti ini sangat penting untuk memunculkan pengusaha-pengusaha muda yang inspiratif dan original karena sekarang ini mulai banyak plagiat bermunculan di dunia usaha.

“Selain itu calon-calon pengusaha muda menjadi lebih jeli dalam cara memasarkan barang atau jasa dengan memanfaatkan media komunikasi yang ada saat ini, tukasnya.(Reza Permadi/HP)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *