20 Finalis Puteri Indonesia Jateng Dibekali Public Speaking

img_20170107_103610-1SEMARANG (asatu.id) – Dasar public speaking berupa tanya jawab dibekalkan 20 finalis Puteri Indonesia Jateng 2016 yang akan tampil di Grand Final Pemilihan Puteri Indonesia Jateng 2016. Praktek public speaking, dipraktekkan dengan cara memberikan kartu nama, menunjukan arah, membukakan tamu VIP, dan lainnya.

Hal tersebut bertujuan agar para finalis tampil didepan umum tidak gerogi saat terpilih mewakili Puteri Indonesia Jateng atau tingkat nasional.

Motivator Bambang Mintosih mengatakan, yang harus ada di para finalis ialah bisa mempromosikan diri sendiri, Jawa Tengah dan Indonesia. “Public speaking itu penting untuk Puteri Indonesia dimana label branding Jawa Tengah atau Indonesia harus melekat”, ujarnya, di Gedung Mustika Ratu Semarang, Sabtu (7/1).

Benk, sapaan akrabnya, menyatakan sebagai finalis, mereka harus bisa melepaskan atribut pribadinya, dan harus dipahamkan bahwa atribut mereka yang baru mereka adalah nama Jawa Tengah. “Jika mereka sudah paham atribut baru yang ada di mereka, maka tampil dipanggung pun tak canggung karena sudah mengerti apa saja yang akan disampaiakan dihadapan juri atau audiens,” tambahnya.

Program karantina, lanjut Benk, akan mengasah mental attitude finalis. “Puteri Indonesia harus percaya diri, menguasai apa yang akan disampaikan, dan mampu mengetahui apa yang orang lain disukai,” ucapnya.

Tambah Benk, jika sudah didapatkan perwakilan Jateng, maka, praktek langsung seperti diikutkan kegiatan atau kedinasan di Dinas Pariwisata dan hospilaty bisa menambah kematangan untuk puteri Jateng tersebut. :Ini akan semakin menambah percaya diri dan wawasan karena langsung turun lapangan,” tukasnya.(AC)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *