E-Retribusi Mulai Diterapkan Di Pasar Tradisional

img-20161229-wa0001SEMARANG (asatu.id) – E-Retribusi yang merupakan salah satu bagian program smart city dalam hal pengelolaan pasar tradisional berbasis teknologi akan diterapkan di empat pasar tradisional di Kota Semarang. Masing-masing adalah Pasar Rasamala Banyumanik, Pasar Ngaliyan, Pasar Jrakah, dan Pasar Sampangan.

“Pilot projectnya ada empat pasar. Pertama kali yang dikerjakan adalah Pasar Rasamala, baru kemudian Pasar Sampangan, Pasar Ngaliyan, dan Pasar Jrakah,” kata Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu, Rabu (28/12).

Melalui e-Retribusi ini, lanjut Hevearita, kepala dinas pasar bisa memonitoring retribusi secara real time hanya melalui handphone pribadi.

“Setiap saat bisa memantau. Ada berapa pedagang yang membayar retribusi, bisa dicek kapan saja. Termasuk pedagang mana yang belum bayar atau yang sudah bayar bisa diketahui. Bayarnya bisa harian, bisa bulanan. Semuanya akan terekam secara digital,” katanya.

E-retribusi ini juga bisa meminimalkan biaya operasional ATK yang selama ini memakai sobekan karcis tanda terima retribusi. “Padahal sobekan kertas itu dibuang begitu saja sama pedagang. Jika satu gebok buktinya hilang, kami juga otomatis kehilangan retribusi,” tambahnya.

Selain itu, manfaat e-retribusi juga sebagai penertib sistem pembayaran retribusi pedagang yang dari awal dilakukan pendataan secara jelas. “Mau masuk atau tidak masuk, telat atau tidak, semuanya tetap harus membayar. Jika tidak membayar akan diketahui pedagang mana yang tak bayar retribusi,” katanya.

Teknisnya, Hevearita menerangkan, setiap pedagang yang masuk tinggal menempelkan kartu di pintu masuk, dia mencontohkan sama seperti masuk di jalan tol.

“Nanti akan kami lakukan sosialisasi terlebih dahulu bersama dengan dinas pasar, lurah pasar, dan Bank Jateng. Para pedagang nanti harus mempunyai rekening di bank, dan retribusi itu akan langsung terdebit rekeningnya dan uang retribusi tersebut langsung masuk ke rekening kas daerah di Bank Jateng,” pungkasnya. (VA)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *