Lapak Sementara Pasar Waru Telan Baiaya 1,7 Milliar

img-20161119-wa0002SEMARANG (aasatu.id) – Sebelumnya diberitakan, sebanyak 517 pedagang dari jumlah total 650an pedagang menjadi korban terbakarnya lapak berdagang akibat terbakarnya Pasar Waru, Jumat (18/11). Menindaklanjuti kebakaran di Pasar Waru, Dinas Pasar terlihat bergerak cepat dengan segera membangun lapak sementara bagi para pedagang yang menjadi korban terbakarnya lapak berdagangnya.

Kepala Dinas Pasar Kota Semarang, Tridjoto Sardjoko mengatakan, pembangunan lapak sementara di Jalan Sawah Besar depan pasar sudah mulai proses persiapan. “Relokasi pasar sementara dalam pembangunannya nanti kita akan menggunakan material baja ringan, itu supaya prosesnya lebih cepat dan baja ringan kita nilai lebih kuat daripada kayu”, jelasnya.

Disinggung mengenai dana yang diperlukan untuk pembangunan lapak sementara, Tridjoto menerangkan bahwa dana tersebut berasal dari dana tanggap darurat. “Dalam pembangunan lapak sementara ini menggunakan dana taggap darurat dengan nilai 1,7 miliar,” ungkapnya.

Selain itu, Tridjoto menambahkan, jumlah kerugian akibat kebakaran lalu, pihaknya memaparkan total jumlah kerugian Pasar Waru, secara materiil tercatat jumlah kerugian mencapai Rp 5,2 miliar. “Kerugian akibat kebakaran sudah selesai kami hitung jumlahnya mencapai sekitar Rp5,2 miliar,” ungkapnya.

Rencananya, lanjutnya, pembangunan lapak sementara diperkirakan hanya butuh waktu kurang lebih 3 minggu. “Hal tersebut dikarenakan, pembangunan tanpa melalui proses tahapan lelang yang berlaku saat ini,” tandasnya.(JPL)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *