Peduli Covid-19, DPD PKS Bantu 9,5 Ton Beras

SEMARANG (asatu.id) – Guna menjaga ketahanan pangan warga masyarakat ditengah pandemi Covid-19, Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Semarang menyalurkan bantuan berupa beras sebanyak 9,5 ton.

Kegiatan penyaluran beras tersebut, dirangkaikan dalam acara aksi peduli ketahanan pangan yang digelar di kantornya Jl Pusponjolo Timur Raya no 33 Kelurahan Bojongsalaman, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang, Minggu (5/4).

Ketua DPD PKS Kota Semarang, Suharsono mengatakan, kegiatan penyaluran 9,5 ton beras tersebut, diperuntukkan bagi warga, khususnya kader dan struktur PKS di 16 kecamatan dan 177 kelurahan di Kota Semarang.

“Bantuan beras sebanyak 9,5 ton ini, merupakan bentuk kepedulian kami kepada kader dan struktur dari tingkat Kota Semarang hingga tingkat kelurahan,” kata Suharsono, Selasa (7/4).

Beras tersebut dibagikan dalam bentuk paket 25 kilogram, 3 kilogram dan paket 5 kilogram yang disalurkan untuk menjaga ketahanan pangan warga.

“Ini sebagai bentuk kepedulian kami, agar ketahanan warga dan para kader terjaga,”ujar pria yang juga Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Semarang ini.

Selain itu, Suharsono juga berpesan, hendaknya warga Kota Semarang selalu menjaga kesehatan dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) dengan cuci tangan pakai sabun (CTPS) untuk mencegah penyebaran Covid-19.

“Kami juga berpesan agar masing-masing warga menjaga kesehaannya. Kalau tdak ada hal yang sangat penting, lebih baik dirumah. Hal ini untuk mencegah penyebaran Covid-19,” tuturnya.

Dalam agenda penyerahan bantuan ketahanan pangan tersebut, turut hadir anggota Fraksi PKS Jateng, Agung Budi Margono yang juga menyalurkan bantuan beras untuk warga Kota Semarang, khususnya diperuntukkan bagi pengurus ranting PKS.

Aksi peduli ketahanan pangan tersebut, merupakan aksi kesekian kalinya yang dilaksanakan DPD PKS Kota Semarang. Sebelumnya PKS Kota Semarang juga melakukan aksi penyemprotan disinfektan, peduli tenaga medis di RSUP dr Kariadi Kota Semarang, hingga aksi disinfeksi dan pembagian handsanitizer di 16 Kecamatan di Kota Semarang.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *