Dampak Ekonomi Covid-19, Jateng Siapkan Jaring Pengaman UMKM

SEMARANG (Asatu.id) – Untuk menangani dampak pandemi Covid-19 di sektor ekonomi, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sudah bergerak. Di antaranya dengan menyiapkan jaring-jaring pengaman untuk Usaha Kecil Menengah (UKM) di Jawa Tengah.

Di sisi lain, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga menyiapkan kartu prakerja bagi karyawan yang terkena PHK.

“Terus kemudian yang kena PHK sudah kami siapkan kartu prakerja. Di Jawa Tengah alokasinya cukup banyak dan pendaftarnya masih sedikit. Maka sebentar lagi Dinas Tenaga Kerja akan merespons itu dengan cepat,” jelas Ganjar.

Ganjar menambahkan, beberapa perusahaan justru sekarang men-switch produk-produknya, khususnya perusahaan garmen yang beralih memproduksi APD dan masker. Bahkan beberapa di antaranya sudah menyatakan akan menyumbangkan produknya itu.

“Jadi sebenarnya ini cara-cara yang baik,” ungkapnya.

Ganjar juga meminta kepada para pengusaha untuk menjaga kekompakan yang sudah ada dan berharap tidak ada PHK. Bagi yang relasi buruh dan pengusahanya baik maka lebih baik dibicarakan secara internal.

“Saya mohon usahakan betul-betul tidak ada PHK. Bicarakan secara internal. Apakah mungkin pengurangan jam kerja, apakah mungkin dari sisi pendapatan yang sekarang lagi drop itu bisa dipakai menjadi satu aturan baru, bagaimana kemudian pola penggajian dan seberapa besarannya, sehingga musyawarah ini bisa menjadi penting untuk sama-sama bisa menjaga dan merasakan kondisi yang sulit ini,” pungkas Ganjar.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *