Firman Setyaji Produksi Masker Cantik dari Eceng Gondok

SEMARANG (Asatu.id) – Penyebaran virus corona belum bisa diprediksi sampai kapan berakhir. Sejumlah pihak pun hanya bisa berusaha mencari cara mencegah penularannya. Ada yang menjaga kebersihan dengan sering mencuci tangan pakai sabun, ada pula yang melindungi muka dengan masker.

Di Desa Kesongo, Tuntang, Kabupatrn Semarang, ada seorang perajin eceng gondok yang membuat aneka masker kain bermotif menarik. Sebagian produk yang dihasilkan dibagikan secara gratis kepada warga sekitar. Sebagian lagi dijual dengan harga yang terjangkau.

“Kami membuat masker kain ini juga untuk memenuhi kebutuhan warga desa. Harga jualnya sangat murah bahkan sebagian dibagi gratis menyikapi harga masker yang mahal di pasaran,” terang Firman Setyaji (29), perajin eceng gondok yang mengibarkan bendera usaha “Bengok Craft” itu.

Selama ini, Firman telah menghasilkan berbagai aneka produk berbahan baku eceng gondok. Produknya seperti tas belanja, topi, pembungkus telepon genggam hingga bangku lesehan telah dijual hingga mancanegara. Dia mengaku tergerak hatinya membuat masker kain setelah melihat harga masker yang melambung tinggi saat pandemi Corona ini.

Tak hanya ingin meraup untung, dia membagikan sebagian masker kain produksinya kepada warga secara gratis. Tujuannya untuk ikut menyadarkan warga tentang pentingnya menjaga kesehatan diri di masa pandemi ini.

Alumnus jurusan Kriminologi UI Jakarta ini mulai membuat masker kain sejak awal April 2020. Dibantu lima orang penjahit, Firman mampu menghasilkan dua ratus helai masker kain. Motif kain yang dihasilkan juga beraneka ragam dan menarik.

Dijelaskan, harga masker per helai hanya Rp3 ribu. Tak ayal, ratusan pesanan dari luar kota pun berdatangan. Apalagi, dia menggunakan media online memasarkan masker kain cantiknya ini. Pemesanan terbanyak datang dari Semarang sebanyak 200 helai. Ada pula peminat dari Tangerang yang memesan 50 helai.

“Sebagian besar peminat memang kaum muda. Mereka sebelumnya telah tertarik dengan produk unik dari eceng gondok buatan kami,” terangnya.

Untuk memperluas pemasaran, Firman juga memberikan bonus masker gratis kepada setiap pembeli produk kerajinannya. Dia berharap upaya ini juga dapat mendukung sosialisasi pemakaian masker untuk mencegah penyebaran virus Corona.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *