Warung dan Cafe Diminta Tidak Melayani Makan di Tempat

SEMARANG (Asatu.id) – Sosialisasi dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19, terus dilakukan oleh Satpol PP Kota Semarang, Dinas Kesehatan, Satpol PP Jateng dan Disbudpar Kota Semarang.

Kegiatan yang dipimpin Kasat Pol PP Kota Semarang Fajar Purwoto ini,  menyisir Jalan Suyudono, Kaligarang, Jalan Pamularsih, Jalan Kartini, Tlogosari dan Jalan Madukoro dengan sasaran Karaoke, Kafe dan tempat-tempat berkerumun.

“Kami berkeliling untuk terus mengingatkan supaya para pengelola kafe, karaoke dan resto untuk mentaati arahan pemerintah dalam pencegahan penyebaran virus Corona, tidak berkerumun dan bergerombol,” ujar Fajar disela kegiatan, Sabtu malam (4/4).

Menurut Fajar, kegiatan petugas gabungan ini sebagai tindak lanjut dari kegiatan sebelumnya. Khusus untuk warung, resto dan PKL sudah disepakati hanya melayani take away (bungkus bawa pulang).

“Kesepakatan bersama warung dan kafe tidak melayani makan di tempat, untuk menghindari kerumunan. Karena melanggar kesepakatan, terpaksa kita bubarkan dan kita tertibkan,” tandasnya.

Tindakan tegas itu dilakukan petugas gabungan di warung Seblak, Temani Coffee jalan Pamularsih dan Mr K Jalan Madukoro.

“Kita terpaksa bubarkan para pengunjung di tiga tempat itu, karena didalamnya lebih dari 20 orang berkerumun di satu tempat. Pengelola kita tegur dan kita tertibkan karena tidak menghiraukan adanya wabah virus Corona,” tambah Fajar.

Sementara dari hasil penyisiran  karaoke dan panti pijat di jalan-jalan tersebut, petugas gabungan tidak mendapati ada yang buka.

“Untuk karaoke dan panti pijat dari penyisiran di jalan-jalan yang kita lalui tidak ada yang buka. Pengelola taat dengan arahan pemerintah dan edaran dari Disbudpar untuk menutup sementara,” ujarnya.

Namun demikian lanjut Fajar, pihaknya akan terus melakukan pantauan secara rutin sampai wabah Covid-19 benar-benar selesai.

“Kami akan terus pantau, jika ada yang coba-coba melanggar, kita akan tindak tegas. Mari kita bergerak bersama untuk melawan Virus Corona dengan taati arahan pemerintah,” tandas Fajar.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *