Peduli Covid-19, FPKS DPRD Kota Semarang Rela Dipotong Gajinya

SEMARANG – Peduli dengan mewabahnya virus Corona atau Covid-19, Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang rela dipotong sebagian gajinya.

Ketua F-PKS DPRD Kota Semarang Suharsono dalam keterangannya, Kamis (2/4) di Kota Semarang mengatakan, gaji sebanyak enam anggota DPRD Kota Semarang dari F-PKS akan dipangkas untuk membantu menanggulangi penyebaran Covid-19.

Ke-enam anggota F-PKS DPRD Kota Semarang tersebut masing-masing,  Suharsono (Wakil Ketua Komisi C), Muhammad Afif (Wakil Ketua DPRD Kota Semarang), Johan Rifai (Wakil Ketua Komisi B), M Sifin Almufti (Anggota Komisi D), Abdul Wahab (Anggota Komisi C) dan Jauhar Awaluddin (Anggota Komisi A).

Suharsono mengatakan, ada  beberapa kegiatan untuk mempercepat penanganan Covid-19 di Kota Semarang dari gaji mereka.

“Antara lain membantu penyemprotan disinfektan di rumah rumah ibadah, juga di kampung dan RT/RW secara terus menerus. Selain itu yang juga dilakukan adalah, sosialisasi pencegahan Covid-19 lewat media sosial dan kanal media harian,”katanya.

Gaji fraksi PKS tersebut, sambungnya,  didistribusikan melalui satuan gugus tugas Covid-19 yang dibentuk oleh Dewan Pengurus Daerah (DPD) PKS Kota Semarang.

“Dari gaji tersebut juga akan diberikan kepada masyarakat yang terdampak ekonomi akibat semakin menurunnya penghasilan akibat Covid-19,” tandasnya.

Menurut Suharsono, langkah ini untuk membantu pemerintah dalam menangani penyebaran Covid-19.

“Ini adalah upaya kecil dari kami, anggota Fraksi PKS. Angkanya mungkin tak seberapa, dan yang tak kalah penting adalah kedisiplinan masyarakat untuk mengikuti imbauan pemerintah menerapkan physical distancing sehingga penyebaran Covid-19 bisa ditekan,” jelasnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *