Pemerintah Tetapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar, Jateng Siap Laksanakan


SEMARANG (Asatu.id) – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menerangkan, apabila pemerintah menetapkan pembatasan sosial berskala besar dengan darurat sipil, pihaknya sudah siap melaksanakan.

Sebagai komando tertinggi di daerah, kata Ganjar, dalam menjalankan kebijakan itu pihaknya sudah membuat satu protokol agar peraturan itu ditaati, dengan berbagai pertimbangan, termasuk sosial dan ekonomi.

“Saya sudah perintahkan seluruh Bupati/Wali Kota menghitung sumber daya yang ada, kecamatan sampai desa. Ada berapa toko logistik, bank, rumah sakit, suplai air bersih bagaimana. Kalau nantinya ini dilakukan dan mereka harus membantu, maka semua bisa dikelola dengan baik agar semuanya lancar,” tegasnya, Selasa (31/3).

Bahkan, lanjut dia, percobaan sudah dilakukan dengan model isolasi di tingkat desa. Ia juga sudah menggerakkan Satpol PP, Linmas bekerjasama dengan TNI/Polri untuk menjadi polisi corona dan berkeliling memberikan edukasi pada masyarakat untuk jaga jarak.

“Sebenarnya kami sudah melakukan satu improvisasi di daerah, tentunya dengan mengedepankan kondisi sosial, kultural dan psikologis masyarakat,” pungkasnya.

Seperti diketahui, pemerintah merencanakan melakukan pembatasan sosial berskala besar dalam menghadapi penyebaran virus covid-19. Bahkan apabila kondisi memburuk, tindakan darurat sipil akan dilakukan sebagai opsi terakhir untuk mendukung kelancaran kebijakan itu.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *