Tim Gabungan Sisir Angkringan, Karaoke dan Club’ Malam Juga Diminta Tutup.

SEMARANG (Asatu.id) – Dalam rangka melaksanakan maklumat Kapolri yang melarang adanya kerumunan massa, akhir-akhir ini tim gabungan gencar menggelar razia. Selain PKL dan restoran, razia juga menyasar ke tempat-tempat hiburan malam.

Tim gabungan yang terdiri dari Satpol PP Kota Semarang, Polrestabes Semarang, Kodim 0733 BS Semarang, Danramil, Polsek dan Camat ini, akan menindak tegas dan membubarkan kerumunan.

Setelah panti pijat dipastikan tutup total untuk sementara, tim gabungan menyasar PKL atau angkringan, restoran dan tempat-tempat berkerumun orang-orang.

Selasa malam hingga Rabu dini hari tadi, petugas mendatangi beberapa PKL dan restoran yang masih buka hingga malam.

“Dari hasil penyisiran tadi malam, restoran dan PKL hampir semua sudah tertib dan sudah banyak berkurang orang yang menggerombol,” ujar Kasat Pol PP Kota Semarang, Fajar Purwoto, Rabu (25/3).

Fajar Purwoto selaku pimpinan tim mengungkapkan,  dari hasil penyisiran, untuk PKL di jalan Gajah Mada, Jalan Tanjung, Jalan Thamrin dan Taman Indonesia Kaya, bersepakat mulai hari ini tutup pukul 22.00 WIB.

“Sudah disepakati mereka akan tutup pukul 22.00 WIB dan selama buka mereka hanya melayani delivery, membungkus dan take away. Bila didapati masih ada masyarakat yang bergerombol lebih dari 5 orang, maka akan kita bubarkan,” tandasnya.

Selain membubarkan orang yang bergerombol, tim gabungan melalui Dinas Kesehatan Kota Semarang, juga mengecek suhu tubuh menggunakan thermogun.

“Dari puluhan orang yang dicek, kita dapati satu orang dengan suhu badan 38.8 dan sudah kita sampaikan Dinas Kesehatan untuk ditindak lanjuti, apakah itu biasa atau indikasi ODP Corona,” tambahnya.

Lebih jauh Fajar Purwoto menegaskan, setelah panti pijat, PKL atau angkringan dan restoran, hingga kini tertib memenuhi aturan. Dalam waktu dekat tim gabungan yang dipimpinnya akan menyasar ke tempat hiburan malam, karaoke, klub, lounge dan lainnya.

“Setelah ini kita akan menyasar ke tempat karaoke dan club malam. Kita akan cek karaoke-karaoke yang bandel tidak mengikuti himbauan pemerintah untuk tutup sementara. Bila didapati mereka masih menerima tamu, langsung akan kami bubarkan,” tandasnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *