Ribuan Calon Penumpang KA Kembalikan Tiket, Urungkan Niatnya Bepergian

SEMARANG (Asatu.id)-  Sektor  transportasi tampaknya merupakan bagian terdampak cukup besar akibat mewabahnya virus Corona.

Penumpang pesawat udara misalnya, mengalami penurunan sekitar 70 persen. Begitu pula dengan penumpang kereta api, juga mengalami penurunan drastis.

Terbukti, di wilayah Daop IV Semarang, ribuan calon penumpang yang sudah membeli tiket KA, mengurungkan niatnya bepergian dan mengembalikan tiket yang sudah dibelinya. Hal itu setidaknya terjadi di lima stasiun.

Manajer Humas PT KAI Daop IV Semarang Krisniyantoro mengatakan, pembatalan tiket terjadi di Stasiun Tawang Semarang, Stasiun Poncol Semarang, Stasiun Pekalongan, Stasiun Tegal dan stasiun Cepu.

“Ribuan penumpang membatalkan tiket karena khawatir tertular Virua Corona saat berada di dalam angkutan alat transportasi,” jelasnya, Selasa (24/3).

Pembatalan tiket penumpang terjadi, sejak Kamis (12/3) hingga saat ini. Untuk jumlah pembatalan tiket penumpang, setiap harinya rata-rata 779 penumpang. Jika dibandingkan dengan jumlah saat situasi normal, menurutnya berbeda jauh.

“Kalau saat situasi normal pembatalan tiket hanya 213 penumpang rata-rata setiap harinya. Namun, saat ini bisa sampai 779 pembatalan tiket penumpang rata-rata setiap harinya,” katanya.

Sebelumnya, KAI sudah berupaya membuat Rail Clinic dan Kereta Inspeksi di Pulau Jawa. Hal ini digunakan agar penumpang kereta bisa tenang dan tidak khawatir soal Virus Corona.

“Dijalankannya Rail Clinic dan Kereta Inspeksi mengelilingi Pulau Jawa adalah sebagai upaya KAI agar tidak terjadi penyebaran virus corona di area Stasiun dan Kereta Api,” jelas Direktur Utama KAI Edi Sukmoro.

Selain mengaktifkan kereta Rail Clinic, pihak KAI akan melakukan pelayanan kepada masyarakat berupa pemeriksaan kesehatan, pembagian masker, pamflet, dan penyuluhan kesehatan tentang virus corona, cuci tangan, pemakaian masker, dan etika batuk & bersin.

“Kita tidak hanya menyiapkan Rail Clinic saja, namun kita juga akan memberikan pelayanan berupa kesehatan agar tidak terkena Virus Corona,” paparnya.

Layanan kesehatan akan diberikan di Stasiun Semarang Poncol, Cirebon, Depok, dan Bogor. Adapun Kereta Inspeksi Rail Clinic akan melayani Stasiun Bandung, Tasikmalaya, Banjar, Kroya, Yogyakarta, Solo, Madiun, Mojokerto, Surabaya Gubeng, Bojonegoro, Purwokerto, dan Pasar Senen.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *