Pedagang Pasar Banyak Yang Masuk Kategori ODP

SEMARANG (Asatu.id) – Dalam rangka mencegah penyebaran virus Corona di masyarakat, Dinas Kesehatan Quota Semarang dan Satpol PP Kota Semarang menggelar sosialisasi dan pengecekan suhu tubuh kepada pedagang di beberapa  pasar di Semarang. Di antaranya di Pasar Karangayu, Pasar Peterongan dan Pasar Kapling.

Sosialisasi pencegahan Covid-19 dipimpin langsung Kasat Pol PP Kota Semarang, Fajar Purwoto, diikuti Dinas Kesehatan dan Staf Puskesmas. Dalam kegiatan tersebut, para pedagang pasar rela antri untuk mendapatkan pengecekkan suhu tubuh. Pengecekan diperioritaskan untuk lansia atau yang berusia 50 tahun ke atas.

Saat melakukan sosialisasi di Pasar Karangayu dan Pasar Beteng, beberapa pedagang dinyatakan Orang Dalam Pengawasan (ODP). Karena ada beberapa orang yang suhu tubuhnya diatas 37,5 bahkan ada yang diatas 38 derajat celcius.

“Untuk yang suhunya di atas 37,5 derajat celcius kita data dan akan kita bawa ke Puskesmas untuk pemeriksaan lanjutan, karena mereka masuk kategori ODP,” ujar Fajar, Senin (23/3).

Satpol PP Kota Semarang meminta kepada para pedagang untuk menggelar dagangannya hanya sampai jam 11.00 WIB.

“Untuk mencegah penyebaran virus Corona di Kota Semarang, kami meminta kepada para pedagang untuk berjualan hanya sampai jam 11.00 WIB. Mari sama-sama menangggulangi penyebaran Covid-19, karena dari pemeriksaan sementara banyak yang terindikasi ODP,” katanya.

Satpol PP Kota Semarang juga menghimbau para pedagang, untuk tetap menjaga jarak (Social Distancing) dan menggunakan masker selama berjualan.

Fajar menegaskan, selain membatasi jam jualan di pasar, Satpol PP Kota Semarang juga menutup total panti pijat sampai 30 Maret 2020.

“Kita akan lakukan pengawasan secara intensif, jika tetap nekad, panti pijat itu akan langsung kita segel,” tandas Fajar.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *