Dies Natalis ke-60, FEB Undip Resmikan Coworking Space

SEMARANG (Asatu.id) – Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Universitas Dipenogoro (Undip) Semarang, meresmikan coworking space di lantai 3 hall Gedung Kewirausahaan, Selasa (10/3). Upaya tersebut dilakukan untuk mendorong terciptanya lulusan berkarakter enterpreneur.“Sudah banyak lulusan yang bekerja di BUMN. Kami berubah haluan sedikit yang arahnya mencetak wirausaha. Jadi kami membuat klinik bisnis yang sangat bagus di gedung ini,” kata Dekan FEB Undip, Dr Suharnomo SE MSi, Selasa (10/3).

Peresmian coworking dibarengi dengan acara sidang senat terbuka dalam rangka Dies Natalis ke-60 Fakultas Ekonomika dan Bisnis Undip. Hadir dalam kesempatan tersebut bos Djarum, Michael Bambang Hartono untuk menyampaikan orasi ilmiah dengan tema “Kemandirian Ekonomi Bangsa, Peluang dan Tantangan”.Michael Bambang Hartono tercatat sebagai orang terkaya di Indonesia tahun 2019 versi Forbes yang merupakan lulusan pertama FEB Undip

Suharnomo menjelaskan, Coworking Space ini terdiri dari beberapa ruangan, antara lain Ilapspro, Istudio, dan the inspiration space sebagai ruangan utamanya. Berfungsi sebagai ruangan yang digunakan untuk bekerja menghasilkan karya secara nyata tidak hanya sebatas diskusi namun aplikatif.Dibangunnya salah satu fasilitas ini karena dirinya menilai sekarang dunia telah berubah seiring dengan revolusi industri 4.0. Kehadirannya menjadi perubahan terhadap berbagai bidang bisnis dan perkerjaan.

Kemampuan dan perkerjaan baru akan tampil dan disesuaikan dengan ketimpangan industri terhadap teknologi. Menjadikan era ini perlu adanya kemampuan atau keterampilan baru bagi sumber daya manusia terhadap datangnya era industri 4.0.“Situasi sekarang ini terjadi disruption, industrial revolution 4.0. Kami arahkan orang supaya kuat memiliki kemampuan kreativitas dan inovasi. Tidak harus jadi pengusaha tapi memliki mental wirausaha,” imbuhnya.

Suharnomo mengungkapkan, survey terbaru di lingkungan Universitas Dipenogoro mencatat, hanya dua persen mahasiswa yang setelah lulus ingin menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS), sedangkan 22 persen justru ingin berwirausaha. Sisanya ingin menjadi profesional.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *