Wakil Ketua DPRD Jateng Dukung Pendidikan Integratif yang Berkualitas


PEKALONGAN (Asatu.id) – Wakil Ketua DPRD Provinsi Jateng, Sukirman, menjadi salah satu pembicaranya pada sarasehan pendidikan Yayasan Madrasah Islamiyah (YMI) Wonopringgo Kabupaten Pekalongan, Minggu (1/3). Sarasehan dengan tema Pengembangan pendidikan integratif yang berkualitas dan berkarakter itu dibuka Bupati Pekalongan Asip Kholbihi itu.

Menurut Direktur YMI Arif Dwi Iskandar acara sarasehan itu digelar sebagai salah satu upaya merubah lembaga pendidikan dibawah naungan YMI menjadi lembaga yang modern, mengingat usianya hampir 80 tahun.

Tercatat, ada 25 lembaga pendidikan di antaranya ada 13 taman kanak-kanan (TK)/ Raudatul athfal (RA), 2 sekolah dasar (SD), 4 Madrasah ibtidaiyah (MI), 1 sekolah menengah tingkat pertama (SMP), 1 Madrasah Tsanawiyah (MTs), 1 sekolah menengah tingkat atas (SMA), 1 Madrasah Aliyah (MA), Sekolah Tinggi Agama Islam Ki Ageng Pekalongan (STAIKAP), dan 1 pondok pesantren (Ponpes).

Mendengar soal YMI yang ingin menjadi lembaga pendidikan integratif yang berkualitas dan berkarakter, Sukirman mengaku sangat mendukung upaya tersebut. Dengan langkah itu, ia meyakini persoalan ‘gap’ antara sekolah negeri dan swasta. Karena, dengan merubah lembaga pendidikan yang lebih modern, sekolah swasta tetap menjadi pilihan masyarakat.

Hanya saja, kata dia, persoalan tingkat kesejahteraan guru sekolah swasta masih menjadi masalah yang perlu diatasi pemerintah. Pemprov Jateng sendiri sudah melakukan terobosan dengan memberikan insentif bagi guru agama.

“Di Jateng, tolok ukur IPM dan kemiskinan adalah tingkat pendidikan masyarakatnya. Untuk itu, dunia pendidikan diharapkan dapat berkembang sesuai dengan perkembangan teknologi sekarang. Mengenai kesejahteraan, di Jateng mulai 2019 ada terobosan untuk mensejahterahkan guru yang sudah terdaftar di Kemenag. Saya berharap setiap guru agama bisa mengeceknya di Kemenag,” kata Politikus PKB itu.

Sebagai informasi, sarasehan pendidikan yang digelar YMI Wonopringgo Kabupaten Pekalongan itu juga menghadirkan narasumber lainnya yakni Anggota Komisi X DPR RI Bisri Romly, Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan Hindun, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pekalongan Sumarwati, perwakilan PT. Pertamina Pusat Chusni Mubarak, dan Khirzudin Basyar selaku praktisi dunia usaha. Acara tersebut dihadiri puluhan guru swasta di bawah naungan YMI Wonopringgo Kabupaten Pekalongan.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *