Tjahyo Kumolo Ingin Jadi Politisi Sampai Mati

SEMARANG (Asatu.id) – Tjahyo Kumolo, politisi PDIP bersumpah, selamanya ingin jadi politisi. Bahkan apabila mati, dia juga berharap masih menduduki jabatan sebagai seorangpolitisi.

Bahkan, jabatannya sebagai menteri yang akan berakhir pada2024 mendatang, ingin terus diperpanjang. “Kalau Presiden masih memerlukan saya, saya siap untukkembali menjadi menteri,” kata Tjahjo Kumolo saat peluncuran’Buku 100 Tokoh Inspirasi Jawa Tengah’ di Semarang, Minggu, (1/3).

Seperti diketahui, Tjahjo Kumolo adalah satu dari 100 tokohInspirasi Jateng yang ditulis Bambang Sadono, anggota DewanPerwakilan Daerah (DPD) RI periode 2014—2019.

Dalam buku itu juga dikisahkan kiprah Tjahjo di duniaperpolitikan Tanah Air. Bahkan, pria kelahiran Surakarta, 1  Desember 1957 ini, pernah sebagai anggota Fraksi Golkar DPR RI pada era Orde Baru (1987—1997).

Dan sebelum menjadi Menteri Dalam Negeri periode 2014—2019, Tjahjo adalah anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI periode 1999—2014.

Apa yang disampaikan Tjahjo pada peluncuran buku itu, mendapat respons dari Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasinketika memberi sambutan di hadapan 100-an orang.

Taj Yasin menilai,Tjahjo telanjur bersumpah menjadi politikussampai mati sehingga jabatan enam periode anggota DPR RI dan dua periode sebagai menteri masih kurang.

“Bahkan, beliau sudah wanti-wanti kepada Presiden 2024—2029 siap menjadi menteri. Akan tetapi, saya dididik untukhusnuzon (prasangka baik),” kata putra dari Kyai Haji MaimunZubair, yang semasa hidupnya sebagai Pengasuh PondokPesantren Al-Anwar Sarang, Rembang, Jateng ini.

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *