Gara-gara Virus Corona, Ribuan Calon Jamaah Umroh Tertunda Keberangkatannya


SEMARANG (Asatu.id) –  Ribuan orang jamaah umroh  asal Jateng terancam tertunda keberangkatannya, gara-gara adanya virus Corona.

Hal itu menyusul adanya larangan sementara dari Pemerintah Arab Saudi yang melarang jamaah umrah dari seluruh dunia untuk masuk ke negaranya.

Tujuannya, sebagai langkah Kerajaan Arab Saudi dalam mengantisipasi penyebaran virus Corona.

Akibatnya kata Ketua DPD Amphuri (Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umroh RI ) Jateng dan DIY, Endro Dwi Cahyono, ada sekitar 1.000 hingga 2.000 peserta ibadah umroh asal Jateng, keberangkatannya terancam akan tertunda.

“Kami belum mendapat data secara keseluruhan. Tapi, perkiraan kami, setiap harinya ada sekitar 1.000-2.000 calon jamaah umrah dari Jateng yang berangkat ke Arab Saudi,” ujar Endro, Kamis (27/2).

Total ada sekitar 26 biro perjalanan umrah dan haji yang berkantor pusat di Jateng. Dan baru sekitar 14 biro perjalanan umrah dan haji yang terdaftar di Amphuri.

Endro menghimbau kepada calon jamaah, untuk menjadwal ulang dan terus meng-update informasi dari biro perjalanan yang diikutinya. Selain itu, para calon jamaah juga diminta untuk bersabar dan tetap tawakal.

Disinggung, apakah biro perjalanan haji dan umroh akan memberikan ganti rugi, apabila ada calon jamaah yang batal berangkat umrah, Endro mengatakan, belum tahu secara pasti.

“Kebijakan itu baru akan dikeluarkan, setelah kita menerima keputusan dari DPP Amphuri di Jakarta,” katanya.

Sementara itu, CEO PT Fatimah Zahra, salah satu Biro Perjalanan Umrah dan Haji di Kota Semarang, Rifky Ashadi menejelaskan,  pihaknya akan memberikan penjadwalan ulang bagi calon jamaah umroh yang batal berangkat ke tanah suci.

“Penjadwalan ulang akan kami lakukan dan tidak ada biaya tambahan. Jadi jamaah tidak usah khawatir,” tandasnya.

Untuk waktu paling dekat, Fatimah Zahra akan memberangkatkan jamaah umroh pada Sabtu (1/3) yang berisi 90 orang jamaah.

Namun setelah pihaknya  berkoordinasi dengan pihak penerbangan, sepertinya pemberangkatan akan ditangguhkan. Bagaimana keputusannya, nanti akan diumumkan lebih lanjut.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *