PT Asabri Kucurkan Dana Pinjaman Hingga Rp 200 juta

SEMARANG (Asatu.id) – PT Asabari (Persero) Wilayah Jateng memberikan kucuran dana pinjamanlunak kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah(UMKM) yang menjadi mitra binaannya hingga Rp200 juta per orang.

Bukan berarti setiap mitra binaan, kami beri pinjamansebesar Rp 200 juta, tapi tergantung dari kelayakannya.Kalau memang kebutuhannya hanya Rp 10 jutamengapa harus kita beri pinjaman sampai ratusan juta.Nantikan malah memberatkan,” tutur Kacab PT Asabri(Persero) Wilayah Jateng, Zulkarnaen BcHK SH MH yang di damping Kabid Adum, Arbi Suwanto SE danKabid Pelayanan, Emergensi Lima Tujuh SE di ruangkerjanya, Rabu (19/2).

Hingga saat ini sambungnya, PT Asabri (Persero) Wilayah Jateng memiliki mitra binaan sekitar 80 UMKM. Pelaku UMKM tersebut bergerak diberbagaimacam bidang usaha. Baik usaha makanan, batik, cinderamata, ukir-ukiran, dan sebagainya.

Masing-masing mitra binaannya tersebut memperolehbeberapa fasilitas, dengan tujuan untuk pengembanganusaha. Salah satunya adalah, kucuran dana pinjamanlunak yang besarnya berkisar antara Rp 10 juta hinggaRp 200 juta, tergantung kebutuhan dan besar kecilnyausaha.

Sayangnya, maksud baik kami terkadangdisalahgunakan. Termasuk dalam pembayaranangsurannya, banyak yang nunggak,” kata Zulkarnaenmenyayangkan.

Dari jumlah pinjaman yang dikucurkan dengan bungamenurun 3 persen per tahun itu, jumlah debitur yang macet mencapai kisaran 40 persen. Inikan keterlaluan.Harusnya, pinjaman tersebut dapat dikembalikansecara tepat waktu. Sehingga apabila sudah lunas, dapat kembali mengajukan pinjaman untuk menambahmodal usahanya. Dengan begitu lambat laun, usahanyaakan semakin berkembang,” tandasnya.

Diakui, debitur yang macet tersebut, tidak saja hanyakarena unsur kesengajaan. Namun ada juga yang karena usahanya bangkrut atau sudah tidak buka usahalagi karena pelaku UMKM yang bersangkutan sudahmeninggal dunia.

Walau begitu, sesuai aturan, ahli waris bagi pelakuUMKM yang sudah meninggal dunia maupun yang karena usahanya bangkrut, tetap harus mengembalikanpinjaman. Akibatnya, data pelaku UMKM yang macetpembayarannya terus menumpuk.

Sebaliknya, apabila ada pelaku UMKM yang akanmelunasi pinjamannya sebelum jatuh tempo, hanyadiminta untuk membayar sesuai dengan sisapinjamannya, tanpa dikenakan finalti.

Selain mengucurkan dana pinjaman lunak, PT Asabri(Persero) juga memfasilitasi para mitra binaannyauntuk mengikuti kegiatan pameran. Baik ditingkatlokal, regional, nasional maupun internasional.Keseluruhan biaya pameran, ditanggung oleh PT Asabri.

Salah satu pelaku UMKM yang sudah sukses dansempat diikut sertakan dalam kegiatan pameran ketingkat nasional, bahkan ditingkat internasional diMalaysia adalah, pelaku usaha bandeng presto, yaknibu Darmono asal Kaligawe Semarang. Selain itu jugaBatik Adisti (Ungaran) dan Citra Bunga (Sumowono, Kabupaten Semarang).

Sementara ketika disinggung tentang pembiayaanuntuk pembelian rumah bagi para anggota TNI, Polridan PNS Kemhan TNI/Polri, Kacab PT Asabri Wilayah Jateng menjelaskan, saat ini permohonan pinjamanuntuk uang muka pembelian rumah, peminatnya relatifkecil.

Mungkin karena para anggota PT Asabri sudahbanyak yang sukses atau karena proses pengajuannyayang terlalu panjang. Di antaranya, permohonantersebut terlebih dahulu harus memperoleh persetujuandari Pangab bagi anggota TNI dan dari Kapolri bagianggota Polri,” tuturnya.

Yang jelas, apabila memperoleh persetujuan daripimpinan tertinggi, maka anggota dapat memperolehpinjaman uang muka pembelian rumah sebesar Rp 20 juta bagi anggota Tamtama, Rp 25 juta untuk Bintara, Rp 30 juta untuk Perwira Pertama, Rp 35 juta untukPerwira Menengah, dan Rp 40 juta untuk PerwiraTinggi.

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *