Masyarakat Jateng Diminta Tidak Kucilkan WNI dari Tiongkok

BOYOLALI (Asatu.id) – Proses karantina terhadap 238 orang warga negara Indonesia (WNI) dari Wuhan Tiongkok di Natuna terkait virus corona, akan selesai pada Minggu (16/2). Setelah itu, pemerintah akan memulangkan sebagian WNI itu ke kampung halaman masing-masing, termasuk Jawa Tengah.

Dari data yang dihimpun, terdapat 9 warga Jateng yang mengikuti proses karantina di Natuna. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyambut baik kabar itu.

“Mereka akan segera pulang ke rumah masing-masing. Menurut saya, dua minggu dikarantina di Natuna sudah menghitung bahwa program inkubasinya sudah selesai. Mereka dinyatakan sehat dan pulang. Sebenarnya mereka sudah pulang dari Tiongkok ke rumah masing-masing, belum singgah di Natuna,” kata Ganjar ditemui usai sosialisasi bantuan keuangan kepada kepala desa di Boyolali, Rabu (12/2).

Meski dinyatakan sehat, namun Ganjar akan terus melakukan perbaikan kesehatan yang mahal. Selain itu, usai pindah karantina, mahasiswa yang sebelumnya pulang ke Jateng juga akan terus dipantau.

Gubernur berpesan kepada masyarakat agar mau menerima baik para WNI dari Tiongkok yang telah dikarantina itu. Jangan takut dan mengucilkan mereka lantaran khawatir tertular virus corona.

“Mereka sudah sehat, sudah tidak apa-apa, diterima saja dengan baik. Jangan takut mengeluarkan virus korona, karena mereka sudah menentang, dicek selama masa inkubasi. Sudah dinyatakan aman, berarti sehat. Tapi tetap saja, kalau tidak enak badan, batuk, pilek segera periksa ke rumah sakit,” pungkasnya.

Sebagai informasi, virus menyebar dan menimpa Tiongkok dalam beberapa minggu terakhir. Karena virus ini, maka negara mengevakuasi warganya dari Tiongkok, termasuk Indonesia.

Sebanyak 238 orang WNI asal Tiongkok dipulangkan pemerintah pada awal Februari lalu. Mereka dikarantina di Natuna untuk dipantau kesehatannya selama masa inkubasi. Setelah masa karantina selesai dan dinyatakan sehat, para WNI itu segera dipulangkan ke daerah masing-masing.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *