Batik Gemawang Hanya Fokus Penuhi Permintaan Pasar Lokal

UNGARAN (Asatu.id) – Meski sudah punya nama dandikenal luas dikalangan masyarakat Jawa Tengah, namun produksi batik Gemawang, belum inginmenasional, apalagi untuk ekspor. Area pemasarannya, tetap terfokus pada pemenuhan kebutuhan lokal. Yakni, di wilayah Kabupaten Semarang dan sekitarnya.

Bukan berarti kami tidak ingin maju, namunpermintaan pasar lokal hingga kini masih sangat bagus, urusannya tidak ribet, dan transpotasinya mudahdijangkau,” tutur pemilik industri Batik Gemawang, Abdul Kholik Fauzi atau yang biasa dipanggil Fauziketika ditemui di rumahnya yang sekaligus menjaditempat usahanya di Desa Gemawang, KecamatanJambu, Kabupaten Semarang, Rabu (12/2).

Diakui, dari bulan ke bulan omzet penjualan batik Gemawang terus meningkat. Akhir tahun 2019 lalu, mencapai Rp 1 miliar lebih. Dan di tahun 2020 ini, ditargetkan omzet bisa mengalami kenaikkan sekitar 20 persen.

Untuk menaikkan omzet, sambung Fauzi, diperkirakantidak terlalu sulit. Karena saat ini pihaknya memilikibanyak pelanggan. Baik dari dinas-dinas di wilayahKabupaten Semarang dan sekitarnya, dan juga dioutlet-outlet hasil kerjasama dengan berbagai pihak.

Pesanan seragam, baik untuk karyawan aparatur sipilnegara (ASN) di wilayah Kabupaten Semarang maupun seragam anak-anak sekolah, hingga kini masihterus berjalan. Belum lagi, seragam untuk ibu-ibupengajian di masing-masing RT/RW di banyakkelurahan,” katanya.

Disinggung tentang motif yang paling banyak diminatipasar, Fauzi yang bernaung di bawah Yayasan NyiAgeng Pandanaran ini mengungkapkan, bahwa motif yang diminati pasar selalu berubah-ubah. Yang jelas, andalan motif batiknya adalah warna alam dan warnasintetis.

Sedangkan masalah kualitas dikatakan, tidak kalahdengan produk batik dari luar daerah. Hanya diakui, khusus untuk motif klasik, pihaknya masih harusbelajar lagi. Tapi selera pasar saat ini, justru mengarahpada motif-motif milenial. Dan untuk motif tersebut, kami sudah mempersiapkannya,” tandasnya.

Untuk masalah harga, pihaknya juga berani bersaing.Batik Gemawang hanya mematok harga dikisaran Rp150 ribu untuk batik cap dan Rp 600 ribu untuk batik tulis.

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *