Atasi Subsidi Salah Sasaran, Pakai Data dan Perbaiki Sistem

SEMARANG (Asatu.id) – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengatakan, jika pemerintah mau membenahi sistem distribusi LPG 3 Kg dengan mengganti mekanisme secara tertutup, maka sistem yang selama ini sudah berjalan harus dievaluasi.

Ganjar mencontohkan bagaimana tentang permasalahan pupuk di Jateng yang sering dikeluhkan petani. Dengan memperbaiki sistem dan mekanisme melalui kartu tani, permasalahan pupuk di Jateng bisa diatasinya.

“Sekarang relatif tidak terdengar lagi orang menjual pupuk ke luar karena pembelinya sudah ada, ketahuan. Bahwa kemudian kuotanya kurang ya itu kita selesaikan. Maka, perbaikan sistem itu bisa dilakukan dengan kartu, identitas ataupun ketepatan potensi sasarannya,” tambahnya.

Disinggung tentang wacana penggantian subsidi tidak berupa barang melainkan uang tunai, Ganjar mengatakan mekanismenya tetap sama. Uang tunai yang mau diberikan, harus tepat sasaran dan tepat guna.

Menurut dia, kalau bantuan baik makanan, kesehatan, pendidikan atau LPG memang mau diintegrasikan, maka bisa dilakukan dengan pemberian bantuan berbentuk uang tunai. Dengan uang itu, masyarakat bisa menggunakan sesuai kebutuhannya.

“Nanti kamu bisa belanja, buat yang miskin satu bulan sekian peruntukannya, untuk ini silakan diatur sendiri kan lebih enak. tidak spesifik ke komoditasnya,” terangnya.

Yang terpenting, lanjut Ganjar, sukses tidaknya penyaluran bantuan kepada masyarakat tergantung pada data. Sebenarnya, pemerintah sudah punya data tentang siapa yang berhak menerima bantuan, tinggal sistemnya yang diperbaiki agar bisa dioperasikan.

“Siapa sih yang sebenarnya harus menerima itu. Itu di tabung 3 Kg kan sudah ada tempelannya untuk orang miskin, maka sebenarnya penerimanya bisa diintegrasikan. Katakan penerima PKH, Kartu Indonesia Sehat dan Kartu Indonesia Pintar. Ambil saja orang tuanya. Paling gampang anggota PKH. Kalau kemudian penerima itu yang boleh tinggal menunjukkan saja identitasnya maka itu selesai,” tutupnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *