Pesawat Bisa Mendarat di Bandara Ngloram, InibHarapan Ganjar

BLORA (Asatu.id) – Raungan suara mesin pesawat King Air 200GT, menandai pendaratan perdana di Bandara Ngloram, Cepu, Kabupaten Blora, Sabtu (11/1) sore. Pendaratan King Air 200GT itu sekaligus membuka sejarah baru penerbangan di bandara yang dibangun sejak tahun 1980 itu.

Selain Ngloram, ada beberapa bandara lain yang sedang dikerjakan di Jawa Tengah dan ditarget selesai tahun ini. Di antaranya Bandara Dewandaru Karimunjawa dan Bandara Jenderal Besar Soedirman di Purbalingga.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo beberapa waktu lalu sempat mengecek pembangunan Bandara Ngloram. Ganjar berharap, keberadaan Bandara Ngloram dapat mendongkrak perekonomian masyarakat Blora dan sekitarnya.

“Tahun 2020 bandara ini ditargetkan beroperasi. Semoga dengan adanya bandara ini, perekonomian masyarakat menjadi terdongkrak, pariwisatanya juga bergeliat. Akses moda transportasi umum masyarakat semakin terbuka, a palagi bandara ini dari Stasiun Kapuan hanya 300 meter. Dekat sekali. Maka transportasi kereta dan bandara terintegrasi,” ujar Ganjar.

Pembangunan kembali Bandara Ngloram merupakan hasil kerjasama Pemprov Jateng dan Pemkab Blora yang bersama-sama mengusulkan ke Kementerian Perhubungan. Pemprov Jateng juga menginisiasi pembangunan Bandara Jenderal Besar Sudirman Purbalingga yang sama-sama ditarget selesai tahun ini.

Saat ini, sudah terbangun jalur lintasan pesawat di Bandara Ngloram sepanjang 1200 meter. Pembangunan terminal penumpang dan fasilitas penunjang lainnya, akan dikebut tahun ini. Nantinya, Bandara Ngloram akan menjadi bandara komersil kebanggaan warga Blora.

“Saya berharap dengan adanya bandara ini, bisa membantu masyarakat di sini, untuk dapat terhubung lebih cepat,” kata Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Polana B Pramesti.

Polana menerangkan, Bandara Ngloram mulai dibangun pada 2018. Saat ini, sudah terbangun landasan pacu sepanjang 1200 meter.

“Masih banyak kekurangan yang harus dilengkapi, seperti terminal, lampu, navigasi, ATC dan lainnya. Mudah-mudahan akhir tahun sudah dapat dioperasikan untuk pesawat sejenis ATR72 terbatas,” terangnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *