Mengenal Dina Firli, Istri Ketua KPK yang Mencipta dan Menyanyikan Lagu “Sahabat”

SEMARANG (Asatu.id) – Dina Firli adalah istri Ketua KPK RI, Komjen Pol Firli Bahuri. Meski jadi istri pejabat lembaga antirasuah, Dina Firli tetap berkreasi menciptakan lagu. “Sahabat” merupakan satu dari tiga buah lagu ciptaannya sepanjang 2019.

Karya lain yang lebih dulu tayang di YouTube berjudul “Juara”, dibawakan Rolland Band dan sudah dirilis 18 April 2019. Sedang lagu “Sahabat” dan “Indonesia Rumah Kita”, diperkenalkan ke publik secara berbarengan lewat YouTube, di Jogja, 4 Januari 2020.

“Sahabat”, sebuah lagu yang renyah dan riang. Diciptakan sekaligus dinyanyikan Dina Firli sendiri, mempertontonkan kerinduan, mengingat sukacita masa kecil saat-saat persahabatan mulai dijalin, ditumbuhkan.

Ya, era indah itu terpotret dalam bingkai album yang menjadi kenangan hingga kini. Sebersit memori yang tak lapuk dimakan usia, tak putus ditelan waktu. Persahabatan tiga gadis kecil yang saat ini telah tumbuh menjadi sosok wanita dewasa memenuhi tugas perutusannya masing-masing.

Pesan lagu ini sangatlah jelas untuk dipahami semua orang. Dina Firli ingin menyampaikan betapa indah momentum agung yang telah dilewatinya bersama dua sahabat sejati sejak anak-anak; yaitu Ira Ekawati dan Diah Yosiva.

Dan kenangan itulah yang kini
dituangkan dalam bait kalimat yang ringan. Ia pun menyanyikannya dengan keriangan jiwa yang lepas tanpa beban. Bergandeng tangan gembira, bercanda bersuka cita, memenuhi sanubari. Jiwa tanpa beban karena saling memeluk erat, menggelorakan rindu serta
melapangkan perasaan.

Sahabat. Sebuah kata yang indah diucapkan namun terasa sulit diupayakan. Kepentingan diri dan perbedaan, rasanya menjadi dua hal yang dapat meracuni dan dengan sekejap membakar apa saja yang telah dipupuk dan dihidupi.

Sahabat selalu hadir saat kesusahan datang, pun merasakan kebahagiaan bersama. Tertawa dan menangis menyatu dengan empati pemahaman akan perbedaan.

Begitu sulit mencari sahabat dalam arti sesungguhnya, bukan sahabat saat kepentingan muncul, saat kebahagiaan dirasakan. Dan kemudian menyingkir dalam diam, ataupun berbalik badan dan pergi, menghindari malapetaka datang saling susul mengenainya
saat sahabat tercederai persoalan.

Sebongkah kedamaian tercetus dari lubuk hati Dina Firli, betapa dunia indah di sekelilingnya. Saat ia temukan sahabat tulus, semurni yang ia miliki nun kala jiwa masih
bagai kertas putih bersih. Sukacita itu melahirkan hasrat yang membawanya kembali pada
masa kecil, saat persahabatan terjalin seindah adanya dulu.

Kenangan pada murninya
persahabatan itu yang menuntunnya menuliskan kata demi kata yang teruntai dalam bait-bait ringan penuh arti.

Alunan irama rock yang membalut keseluruhan tembang, membuat siapapun yang mendengarnya ikut merasakan kelincahan alun nada yang berpindah riang dari satu birama ke birama yang lain. Terdengar merdu tanpa beban dan tanpa berpikir keras untuk mengartikannya.

Meski ringan dan renyah, namun makna yang terkandung dalam lagu Sahabat menyadarkan betapa indah arti sahabat. Sahabat yang menumbuhkan relasi kemanusiaan paling orisinil, terus melekat di hati, meski waktu telah membawanya pergi ke dalam cerita kehidupan.

Sahabat merekatkan perbedaan, menumbuhkan pemahaman, dan kesediaan saling memberi dan menerima. Itulah makna penting “Sahabat”, salah satu lagu karya Dina Firli itu tadi.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *