Ganjar Ingin Kagama “Migunani”

YOGYAKARTA (Asatu.id) – Ketua Keluarga Alumni Universitas Gajah Mada (Kagama), Ganjar Pranowo, melantik Pengurus Pusat, Dewan Pertimbangan, dan Dewan Pakar Kagama, di Balai Senat Universitas Gajah Mada (UGM), Sabtu (14/12). Ganjar berpesan kepada seluruh pengurus agar menjadikan Kagama lebih “migunani” atau bermanfaat secara luas.

“Seluruh kepengurusan, baik Dewan Pertimbangan, Dewan Pakar, maupun pengurus inti kami harapkan bisa merumuskan program yang menyejahterakan anggota, bisa guyub, dan migunani (bermanfaat),” kata Ganjar usai pelantikan.

Migunani yang dimaksudkan Ganjar adalah agar seluruh departemen yang ada dapat memberikan solusi. Misalnya hari ini Presiden bicara soal sumberdaya manusia (SDM). Menurutnya, di dalam kepengurusan ini banyak jagoan-jagoan SDM sehingga dapat berkontribusi untuk merumuskan solusi dari persoalan itu.

“Ini kan jagoan-jagoan SDM banyak, menterinya saja ada. Maka mau didorong ke mana, kita bisa berkontribusi dan kita ada UGM yang bisa berkolaborasi. Termasuk yang non-UGM juga boleh tetapi kita bisa memimpin untuk kemudian bisa merumuskan,” ungkap Ganjar.

“Atau tadi kita berbicara mau investasi nih, apa problemnya? Kita punya problem tanah, problem pajak, punya problem perizinan, sampai-sampai bicara omnibus law tetapi omnibus law-nya seperti apa? Nah Kagama dengan pengalaman-pengalaman itu saya kira bisa membantu menyelesaikan persoalan-persoalan itu,” lanjutnya.

Selain itu Ganjar juga berharap Kagama dapat mendorong aktivitas yang kekinian. Itu mengingat sekarang eranya sudah digital, ekonominya juga sudah menuju digital. Maka diharapkan pengurus yang muda ini juga memberikan nuansa baru.

Adapun dalam kepengurusan, khususnya Dewan Pertimbangan dan Dewan Pakar, diisi oleh tokoh-tokoh nasional. Di antaranya dalam Dewan Pertimbangan terdapat nama Rektor UGM Prof Panut Mulyono sebagai ketua dengan anggota, di antaranya adalah Sultan Hamengkubuwono X. Sementara dalam susunan Dewan Pakar terdapat nama Mahfud MD sebagai ketua dengan anggota Muhajir Effendi, Anwar Sanusi, Pramono Anung, Muhaimin Iskandar, dan Anies Baswedan.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *