Alami Kekerasan, Laporkan Polisi!!

SEMARANG (Asatu.id) – Ketua Bhayangkari Daerah Jawa Tengah, Yudaningrum Rycko Amelza Dahniel, menandaskan, jika perempuan menjumpai atau mengalami kekerasan, termasuk pada anak, silakan melapor ke Polres, Polsek, bahkan Polda terdekat.

“Ayo stop kekerasan, stop perkawinan anak di bawah umur,” tegas istri Kapolda Jateng itu, di sela acara jalan sehat dalam rangka kampanye antikekerasan terhadap perempuan dan anak, Minggu (8/12).

Jalan sehat dilepas Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bersama Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Tengah Atikoh Ganjar Pranowo, Kapolda Jateng Rycko Amelza Dahniel serta Pangdam IV/Diponegoro Mochamad Effendi bersama Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah IV/ Diponegoro, Septiana M Effendi.

Sejumlah poster bertuliskan imbauan kesehatan maupun kampanye antikekerasan terhadap perempuan dan anak juga memenuhi acara yang bersamaan dengan car free day itu. Seperti “Cegah Pernikahan Dini”, “Ayo Olahraga”, “Gerakan Masyarakat Sadar Stunting”, “Siapa Bilang Makanan Bergizi Mahal”, dan sebagainya.

Pada kesempatan itu, Kapolda Jateng Rycko Amelza Dahniel dan Pangdam IV/Diponegoro Mochamad Effendi juga menyatakan dukungannya terhadap antikekerasan pada perempuan dan anak dengan memberikan pelayanan terbaik kepada para korban, dengan tetap mengedepankan kebutuhan yang terbaik bagi korban. Apalagi, jumlah pelapor terhitung banyak.

“Oleh sebab itu dalam rangka peringatan antikekerasan terhadap perempuan tahun 2019 ini, saya Pangdam/IV Diponegoro dan Kepala Polda Jateng menyatakan dukungannya terhadap perlindungan perempuan dan anak, penghapusan kekerasan terhadap perempuan dan anak di Jateng, serta mengajak semua masyarakat Jateng untuk meningkatkan kepedulian dan kebersamaan dalam perlindungan perempuan dan anak, serta penghapusan dan pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak,” ujar mereka bergantian.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *