PMI Bina 4.712 Unit PMR di Jateng

SEMARANG (Asatu.id) – PMR (Palang Merah Remaja) merupakan generasi relawan muda Palang Merah Indonesia (PMI) yang merupakan bagian ekstra-kurikuler ditiap tingkatan sekolah atau madrasah. Pembinaan dan pelatihan oleh pembina dibutuhkan untuk mengembangkan dan membentuk remaja berkarakter positif.

“Bukan hal yang mudah menjadi pembina PMR, yang berkomitmen menumbuhkan jiwa kerelawanan di era millenial ini. Tugas pembina membentuk generasi yang peduli dan berkontribusi kepada lingkungan secara nyata. Misalkan bikimnjalur evakuasi dan simulasikan juga,” kata Sarwa Pramana, Ketua Bidang Penanggulangan Bencana dan Relawan PMI Provinsi Jawa Tengah saat membuka Pentaloka Pembina PMR di Pusdiklat PMI Jateng – Semarang, Selasa siang (2/11).

Latihan rutin yang dilaksanakan dapat dikembangkan sesuai situasi dan kondisi agar mengasah kepekaan sosial anggota PMR. “Ajak anak-anak PMR belajar diluar sekolah, atau bila memungkinkan saat ada bencana diajak membantu masyarakat. Juga gunakan media sosial untuk melakukan publikasi positif agar menjadi pembelajaran yang baik,” pesan Sarwa didepan 35 orang pembina dari PMI Kabupaten-Kota Se-Jawa Tengah.

Kepala Seksi Pelayanan Masyarakat, Dwi Handoko mengungkapkan, saat ini tercatat 4.712 PMR unit sekolah/madrasah di Jateng, termasuk SLB (Sekolah Luar Biasa) yang saat ini aktif melakukan kegiatan. “Pentaloka ini bertema relawan muda berkarakter di bina dengan hati. Bertujuan mengembangkan gagasan dan ide baru dalam melatih ketrampilan anggota PMR di Jateng yang dapat menjadi peer-educator-pendidik sebaya bagi temannya,” kata Handoko.

Era saat ini menuntut kreatifitas dalam pola pembelajaran dan pelatihan yang sesuai standarnya. “Pembinaan PMR di kabupaten-kota perlu penyamaan persepsi, sehingga melalui pentaloka ini nantinya adanya rekomendasi baru dalam pengembangan kurikulum yang sesuai perkembangan jaman,” kata Thamalia Haristiani, pembina PMR di Kabupaten Tegal yang menjadi narasumber pentaloka.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *