KONI Kota Semarang Gelar Seminar Hukum, Ini Pesan Ketua Umum

SEMARANG (Asatu.id) – Ketua Umum KONI Kota Semarang, Arnaz Agung Andrarasmara, meminta jajaran pengurusnya bisa bekerja secara profesional dan sesuai aturan serta memahami regulasi, terutama AD/ART organisasi.

Pesan itu disampaikan Arnaz dalam sambutannya pada pembukaan Seminar Hukum tentang Tupoksi Pengurus KONI Kota Semarang Periode 2019-2023 Berdasarkan AD/ART KONI Tahun 2017, di The Wujil Resort & Convention Ungaran, Kabupaten Semarang, Minggu (1/12).

Seminar berlangsung selama dua hari sampai Senin (2/12) dengan menghadirkan beberapa pakar, terutama dari pengurus KONI Jawa Tengah.

Kegiatan itu diselenggarakan untuk lebih memantapkan kinerja dan kepatuhan hukum para pengurus KONI Kota Semarang. “Seminar ini bertujuan agar pengurus KONI memahami regulasi khususnya AD/ART, sehingga dalam menjalankan roda organisasi bisa berjalan dengan baik,” kata Arnaz.

Arnaz juga berpesan kepada pengurus KONI Kota agar mentaati aturan yang ada, sekaligus bisa memberikan contoh yang baik khususnya bagi cabang olahraga (cabor) di bawah naungan KONI Kota Semarang.

“AD/ART itu regulasi yang harus jadi pegangan. Maka kewajiban kita adalah taat dan jangan pernah berfikiran untuk melenceng dari AD/ART tersebut. Hal ini perlu terus saya ingatkan agar tidak ada masalah di kemudian hari, apalagi pengurus periode ini banyak yang baru,” tutur Arnaz.

Ikut hadir pada pembukaan acara, Wakil Ketua Komisi D DPRD Kota Semarang, Rahmulyo Adiwibowo. Politisi PDIP itu berharap seminar tersebut bisa menjadi pondasi dan agar saat menjalankan roda organisasi, pengurus tidak keluar dari aturan yang ada.

“Persoalan yang kerap terjadi adalah mekanisme pertanggungjawaban keuangan yang tak dipatuhi, khususnya di cabang olahraga. Cabor kebanyakan tidak mau repot, tidak mau membuat laporan yang sesuai dengan mekanisme,” kata Rahmulyo.

Pesan yang sama juga disampaikan Kadispora Kota Semarang, Suhindoyo. Dia wanti-wanti jangan sampai ada peristiwa hukum yang melilit kepengurusan KONI Kota Semarang.

“Ciptakan prestasi untuk kemajuan Kota Semarang khususnya dalam bidang olahraga. Semua pengurus harus melaksanakan AD/ART dengan baik sehingga KONI Kota Semarang akan mudah mewujudkan prestasi olahraga,” tandasnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *