Music On The Street, Menambah Keramaian Kota Semarang

SEMARANG (Asatu.id) – Music On The Street merupakan sebuah live musik kecil yang selalu diadakan setiap satu minggu sekali lebih tepatnya setiap hari Jumat. Live musik ini berlangsung tepat di trotoar depan kantor Balaikota Semarang, menarik perhatian warga Kota Semarang yang berlalu lalang, Jumat (29/11).

Acara ini sudah dilaksanakan mulai dari bulan Agustus lalu dan selalu diselenggarakan lagi setiap hari Jumat. Music On The Street dimulai dari pukul 19.00 WIB – 23.00 WIB.

Pengisi acara tersebut diambil dari band – band lokal yang ada di Semarang. Acara tersebut juga di dukung oleh Dinas Budaya dan Pariwisata Kota Semarang serta Pemerintah Kota Semarang.

Pembinaan Kesenian, Lilis Yaniarti menjelaskan bahwa acara live musik yang diselenggarakan guna menghibur warga Kota Semarang dan tamu yang datang.

“Kebetulankan setiap Jumat malam di sepanjang Jalan Pemuda memang untuk kopdar komunitas – komunitas, jadi maksudnya ya sekalian kita menghibur mereka juga dan menambah keramaian Kota Semarang”, jelasnya.

Tidak hanya untuk menambah keramaian di Kota Semarang, tetapi Music On The Street juga memfasilitasi bagi teman – teman seniman, terutama seniman musik, agar memiliki tempat untuk megekspresikan karya mereka.

Seniman musik lokal Semarang dapat mengekspresikan kemampuan mereka disini, mulai dari pelajar hingga umum, dan semua gendre musik yang mereka bawakan.

Tema yang diusung setiap minggunya berbeda – beda, agar semua gendre dapat tampil dan dikenal oleh masyarakat Kota Semarang.

Pada kali ini tema yang diusung yaitu musik rock, yang di isi oleh band lokal semarang yaitu, Go Grunge, Hallogen, Kobeoser, dan Sangkala.

Live music serta dilengkapi dengan food truck membuat masyarakat Kota Semarang betah berlama – lama nongkrong di trotoar depan kantor Balaikota Semarang.

Petra Evi salah satu pengunjung mengatakan bahwa , ia sangat senang dengan adanya acara ini, karena membuat suasana kota menjadi lebih ramai.

“Dengan adanya live musik ini Kota Semarang jadi semakin ramai, kalau nongkrong disini jadi lebih enak, soalnya ada musik sama food trucknya jadi lengkap, yang tadinya cuma liat motor mobil aja sekarang ada musiknya jadi gak bosen juga nongkrog disini,” jelas Petra. (Valentina Asih Dwi Kurnianingrum)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *