MAHASISWA GENCARKAN PENDIDIKAN ISLAMI MELALUI TPQ SEMARANG

SEMARANG (Asatu.id) – Serius dalam memupuk dan membentuk generasi islami yang modern, Masjid At-Tawakal yang bertempat di Dewi Sartika Barat 1 rt 12 rw 03, Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang mendirikan TPQ untuk pendidikan anak-anak.

“Dulu nama TPQ ini belum ada pada pendidikan anak anak di sini, namun untuk kegiatan pengajaran islam kepada anak anak itu bersamaan dengan berdirinya masjid ini. Jadi udah lama banget. Dan untuk TPQ terdaftarnya di pemerintahan itu baru tahun 2017 kemarin,” ujar Muhammad Abdu Dhohir sebagai ketua TPQ dimasjid At-Tawakal.

Kemenarikan dari TPQ ini, yakni perekrutan para Mahasiswa untuk menjadi pengajar. Alasannya pun sangat logis, ketua TPQ menganggap mereka itu remaja yang berpendidikan dan sudah memiliki bekal ilmu agama, karena mahasiswa yang mengajar di TPQ At-Tawakal dulunya lulusan pondok pesantren.

“Kami mengambil mahasiswa termasuk sebagai tenaga pendidik karna, kami anggap mereka itu remaja berpendidikan dan yang lebih tau keadaan moral dan keadaan perilaku anak anak zaman sekarang, jadi mereka mengajarkan anak anak TPQ ini dengan pengetahuan dan ilmu agama yang mereka punya untuk menepis sifat sifat / perilaku yang tidak baik dalam diri anak sesuai perkembangan zamannya,” lanjutnya.

Dalam melakukan kegiatan tersebut Muhammad Abdu Dhohir mengajak mereka mengajar untuk mengabdi, berbuat baik tanpa ada imbalan. Tidak ada kekangan atau tuntutan mengenai hal apa yang harus diajarkan. Semua itu sesuai persetujuan dari pihak TPQ dan pihak mahasiswa, jadi tidak ada unsur paksaan.

Pada satu tempo, akan ada pemberian kenang-kenangan pada guru berupa baju dan juga dilakukannya refreshing untuk menghilangkan penat setelah sekian lama mengajar anak-anak, agar dapat lebih semangat lagi untuk memberikan dan menyampaikan ilmu-ilmunya.

Intan yang merupakan salah pengajar di TPQ At-Tawakal mengakatan bahwa dirinya suka dan senang menjadi pengajar di TPQ , walapun kegiatan kampus terkadang membuat dirinya lelah.

“Ya karena suka dan senang, simpel sih. Ilmu kan kalo sudah didapat harus diamalkan, apalagi ini ilmu agama. Sibuk, capek ya memang terkadang tapi kumpul sama mereka sejenak lupa dengan lelah. Intinya sih kecintaan,” tukasnya.

Kegiatan TPQ masjid At-Tawakal dilakukan pada waktu ashar sampai isya’ mengingat pengajarnya dari mahasiswa yang juga memiliki kesibukan terkait tugas-tugas kampus, jadi waktunya pun bisa fleksibel.

Muhammad Abdu Dhohir mendedikasikan kegiatan ini suapaya mengedukasi anak-anak tentang pentingnya pendidikan agama di jaman modern seperti ini, sehingga kedepannya menjadikan bekal kepribadian anak yang berakhlakul karimah.

“Ya harapan kedepan untuk TPQ At-Tawakal bisa menjadikan insan yang mempunyai ilmu dan faham agama dan juga mempunyai akhlakul karimah mengikuti perkembangan zaman yang ada dan bisa mandiri ketika mereka sudah benar-benar dewasa,” urainya.(Nanda Rizka Billah)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *