Peringati Dies Natalieske-12 FakultasHukum Unnes Gelar Sholawat Sekaligus Maulid Nabi

SEMARANG (Asatu.id)- Dalam rangka memperingati Dies Natalis ke-12 Fakultas Hukum Unnes menggelar acara “Fakultas Hukum Bersholawat” di Auditorium Unnes. Acara ini diselenggarakan oleh Keluarga Islam Mahasiswa Islam Fakultas Hukum Unnes, Selasa (26/11).

Pasalnya kegiatan yang di bandrol “Menjemput Syafaat di Bulan Yang Penuh Rahmat” dihadiri oleh Habib Novel Alaydrus (Solo), Habib Husein Albi Bin Yahya Al Jufri (Kudus), Habib Rizal Shahab (Semarang), dan Gus Ali Mukti (Kudus).Pembacaan Maulid Simthudduror dipimpin langsung oleh Gus Ali Mukti dari Solo dengan iringan hadrah dari UKM Remo Unnes.

Riza ketua umum acara, mengatakan, bahwa sebagai umat Islam sudah sewajarnya mengenal lebih dekat Nabi Muhammad SAW salah satunya dengan bersholawat dan berharap hadirin dapat memkasimalkan acara ini dan berharap kedepannya dapat meningkatkan kecintaan kepada Allah SWT.

Sementara itu, Dekan Fakultas Hukum Unnes Dr. Rodiyah, berharap di Dies Natalis ke-12 Fakultas Hukum dapat menjadi pilar membawa Indonesia maju dengan mengedepankan nilai-nilai agama dan berharap tahun depan dapat bertemu lagi di FH Bersholawat.

“Mohon penantian mendoakan Unnes benar-benar menjadi salah satu pilar maju membawa Indonesia maju dengan mengedepankan nilai-nilai agama. Karena Fakultas Hukum mentasbihkan dirinya sebagai fakultas yang menghilirkan nilai Ketuhanan sehingga kita adalah hukum yang berketuhanan,” terangnya.

Ada yang sedikit berbeda saat acara inti, Habib Novel Bin Muhammad Alaydrus tiba-tiba duduk lesehan didepan panggung dan mengajak jamaah yang hadir untuk merapat, karena merasa terlampau jauh jika dari atas panggung. Acara inti dari Habib Novel Bin Muhammad Alaydrus mengusung tema “Belajar Tanpa Henti”.

Dalam cerahmahnya menceritakan berbagai pengalaman hidupnya dan selalu belajar mengambil hikmahnya.

“Orang itu kalau belajar dari ia lahir sampai ia mati. Nikmat yang paling hakiki adalah nikmat langsung dari Allah SWT. Manusia yang baik itu manusia yang tidak mau diam. Nabi Muhammad tidak pernah berhenti bergerak untuk belajar,” terangnya.

Salah satu jamaah yang hadir, Ayuning mengatakan bahwa penyampaian mau’idhoh hasanah malam hari ini sangat berkesan karena Habib Novel Bin Muhammad Alaydrus langsung duduk merapat bersama para jama’ah yang hadir menjadikan cara penyampaian inti acara tersebut lebih mudah diterima. (Wahyu Eka Hestiningrum)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *