Sosok Pahlawan Masa Kini, dari Guru Ngaji hingga Pemuda Berprestasi

SEMARANG (Asatu.id) – Seperti apakah sosok Pahlawan Masa Kini itu? Pertanyaan tersebut dilontarkan melalui twitter Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Tengah @kominfo_jtg, bertepatan dengan dilangsungkannya dialog “Aku Pahlawan Masa Kini”, di Studio Mini Kantor Gubernur Jawa Tengah, Rabu (6/11).

Salah satu warganet, Novianita F Umaroh‏ sontak menjawab mantap para guru ngajinya. Dalam akun twitter-nya @novianitafu_ , ia berkicau #PahlawanMasaKini ia adalah guru-guru ngaji, setelah kedua orangtua.

Novianita berterima kasih atas ilmu dari para guru ngaji, sehingga ia merasa tidak tersesat meski berada jauh dari kampung halaman. Bahkan dia bisa berbagi ilmu agama dengan rekannya.

Lain halnya dengan siswa SMA Negeri 1 Semarang Aulia A yang hadir di studio mini. Menurutnya, pahlawan masa kini adalah pemuda yang menginspirasi banyak orang dengan berbagai prestasi yang dicapai.

Aulia menekankan, sosok yang mengikuti passion dan sesuai keahliannya serta dapat menginspirasi dan bermanfaat bagi lingkungan merupakan contoh pahlawan kekinian.

Ia mencontohkan salah satu Menteri termuda Indonesia yaitu Nadiem Makarim, yang sebelumnya menjabat CEO Gojek. Nadiem ditunjuk sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dalam Kabinet Indonesia Maju oleh Joko Widodo berkat inovasi dan prestasinya yang sukses membangun Gojek.

“Menurut saya pahlawan masa kini adalah pemuda yang kaya prestasi dan inovasi sehingga dapat menginspirasi generasi muda,” ujarnya.

Lalu seperti apakah sosok pahlawan masa kini di mata Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Provinsi Jawa Tengah Sarwa Pramana? Dalam acara yang sama, Sarwa berpendapat, pahlawan adalah orang yang mengutamakan kepentingan negara di atas kepentingan pribadi dan golongan.

Menurutnya, kaum milenial pun bisa jadi pahlawan masa kini dengan gebrakan inovasi dan prestasi. Jadi Youtuber yang menginspirasi, atlet yang mengharumkan nama bangsa, meciptakan sesuatu yang bermanfaat, dan sebagainya.

“Tentunya kejujuran, memperjuangkan integritas yang baik, melayani semua komponen masyarakat dengan baik, melestarikan kegotongroyongan, dengan menggunakan ruang masing-masing. Kami di pemerintahan berupaya membuat regulasi yang implementatif untuk kepentingan masyarakat,” bebernya.

Pahlawan masa kini yang bermanfaat bagi lingkungan pun diamini oleh Plt Ketua Karang Taruna Provinsi Jawa Tengah Ulil Amri. Menurutnya, pahlawan itu yang peduli dan bermanfaat bagi lingkungannya.

Sementara itu, Ketua Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Markas Daerah (Mada) Jawa Tengah, Kolonel (Purn) Amin Munadjat mengakui pahlawan di era sekarang berbeda dengan masa merebut kemerdekaan. Namun nilai semangat juang pahlawan perebut kemerdekaan mesti melekat pada para generasi muda. Tidak mudah putus asa, menjunjung tinggi kebersamaan, cinta tanah air, gotong-royong, menjaga integritas dan kejujuran, demi tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Kami, veteran, komitmen memberi keteladanan. Tidak banyak yang bisa kmai lakukan di era sekarang, tapi kami punya nilai-nilai semangat juang yang ditularkan kepada generasi muda. Nilai semangat juang harus sama kapanpun juga. Mau itu di zaman dulu atau sekarang,” tandasnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *