Didukung Dana 25 Juta USD, Global Village Siap Kembangkan Start Up

Caption Foto : Studio Alam Majalaya Bandung.(dok)

SEMARANG (Asatu.id) – Global Village, sebuah start up yang bergerak dalam bidang agrotech, mengumumkan mendapatkan pendanaan 25 juta USD untuk pengembangan aplikasi Global Village di Indonesia.

“Kami memiliki visi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Indonesia, dan setelah periode pengembangan yang sangat menggairahkan kami
mendapatkan dana pengembangan. Salah satunya adalah karena start up kami ini bisa berperan sebagai akselerator, mendorong percepatan dan pertumbuhan market place. Dengan perkembangan teknologi digital saat ini, visi itu menjadi misi yang bisa dicapai,” pesan Hendra Surya, Presiden Global Village Asia.

Caption Foto : Workshop dan Sosialisasi GV.(dok)

Start up yang akan dikembangkan adalah Global Village (www.globalvillage.id), sebuah start up dalam bidang agrotechnology, dengan pendekatan baru, salah satunya
dengan mengangkat kehidupan desa sebagai sebuah gaya hidup.

Seperti kita ketahui, jumlah desa di Indonesia saat ini sangat besar dengan jumlah penduduk yang juga besar, namun desa belum sepenuhnya termanfaatkan potensinya. Global Village hadir dengan visi ini .Dana pengembangan akan dipergunakan untuk mencapai tujuan ini. Termasuk di antaranya Global Village Asia membangun Global Village Center (lembaga studi Potensi Desa) dan Global Village Network sebagai lembaga pendukung keuangan untuk pengembangan desa.

“Kami sepenuh hati membangun Global Village, semoga bermanfaat bagi masyarakat Indonesia,“ jelas Hendra Surya.

“Saya membayangkan sebuah kehidupan pedesaan yang sejahtera, udara segar, penduduknya sehat, penuh keramahan dan maju teknologinya. Desa, menjadi tempat yang sangat diinginkan untuk ditinggali. Jika semua desa seperti ini, dunia akan menjadi tempat yang lebih baik, Global Village ada untuk impian ini,” kata Cacuk, Founder Global  Village.

Di Indonesia Global Village saat ini sudah mulai disosialisasikan di 3 kabupaten dan mendapatkan tanggapan yang baik, dan awal Desember 2019 sudah akan
dibuka secara luas.

Saat ini Global Village sudah menyelesaikan persiapan studio alam di kawasan Bandung Barat dan Majalaya sebagai sarana produksi content dokumentari dan drama yang akan turut menghiasi apps Global Village.

Hakavone Indonesia, induk dari Global Village Asia, adalah perusahaan investasi yang bergerak dalam bidang IT, Finance dan Leisure membentangkan layar pada akhir tahun ini dengan mengucurkan pendanaan untuk pengembangan start up di Indonesia.

Untuk itu Hakavone Indonesia menyiapkan dana investasi sampai 100 juta USD  untuk pengembangan bisnis dan saat ini sedang melakukan konsolidasi sistem dan struktur, mempersiapkan diri menghadapi tahun 2020 yang sudah di depan mata.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *