Ganjar Ingatkan Penghargaan Provinsi Terbaik Pembangunan Ketenagakerjaan Bukan Segalanya

SEMARANG (Asatyu.id) – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengatakan, penghargaan dari Kementerian Tenaga Kerja untuk Provinsi Jawa Tengah yang dinobatkan sebagai Provinsi Terbaik dalam pembangunan ketenagakerjaan tahun 2019, bukanlah segalanya.

Meski begitu, Ganjar memberikan apresiasi kepada jajarannya di Pemprov Jateng, Disnaker, organisasi buruh, pengusaha dan para buruh karena dapat bekerjasama menaikkan indeks pembangunan ketenagakerjaan di Jateng menjadi lebih baik.

“Semoga dengan ini, akan mendorong ekonomi di Jateng berjalan lebih kondusif,” kata Ganjar, usai menerima penghargaan dari Menaker Hanif Dhakiri di Jakarta, Senin (14/10)..

Ganjar juga mengatakan, capaian ini menjadi satu tampilan positif yang dapat dilihat publik. Sehingga diharapkan, akan membuka mata para calon investor untuk melirik Jawa Tengah.

“Dengan kondusivitas dan kenyamanan industri di Jateng, maka akan membuat calon investor tertarik. Sehingga, skenario pertumbuhan ekonomi di Jateng ke depan akan lebih mudah dilakukan,” tambahnya.

Meski begitu, Ganjar mengatakan masih ada sejumlah permasalahan yang harus diselesaikan khususnya mengenai buruh. Selama ini lanjut dia, isu tentang buruh baru hanya sebatas upah, padahal lanjut dia, banyak hal yang masih perlu dipenuhi sebagai upaya peningkatan kesejahteraan mereka.

“Capaian ini tidak hanya dalam satu indeks, namun ke depan harus dikorelasikan dengan peningkatan investasi dan kesejahteraan buruh. Kalau selama ini isu buruh hanya sebatas upah, ke depan harus diperhitungkan tentang peningkatan kesejahteraan buruh, seperti akomodasi, transportasi, pendidikan, kesehatan dan sebagainya,” pungkasnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *