Tehnologi Tepat Guna sebagai karya inovasi PMR

BANJANEGARA (Asatu.id) – Puluhan peserta Jumba Bakti Gembira (Jumbara) Palang Merah Remaja (PMR) Wira Tahun 2019 unjuk kebolehan dalam membuat Teknologi Tepat Guna. Berlokasi di Politeknik Banjarnegara, Jumat belum lama ini penjurian berlangsung ketat.

Kegiatan Jumbara PMR Wira sendiri mengangkat tema “Peran PMR Wira Dalam Pengembangan Sekolah Siaga Bencana.”

Subiarto salah satu juri teknologi tepat guna mengatakan, penilaian pada kegiatan tersebut mengacu pada tiga aspek yakni penulisan makalah, kreativitas, dan simulasi pengaplikasian di lapangan.

“Karya yang dihasilkan bagus bagus ya saya kira hanya memang saat kita berinteraksi kita juga beri masukan artinya ada evaluasi yang disampaikan secara langsung saat proses penjurian.” “Untuk penjurian sendiri kita nilai penulisan makalanya, kreativitas, dan simulasi, kita ingin tahu ke depan jika diaplikasikan akan seperti apa jadinya,” ujarnya.

Gigih Dwi Gusnandar peserta asal SMK Negeri 1 Bawang, mengaku terselenggaranya kegiatan teknologi tepat dalam Jumbara PMR Wira akan menjadikan ekstrakurikuler PMR lebih diminati disekolah.

“Lewat kegiatan seperti ini saya rasa PMR akan jadi lebih menarik dan diminati oleh teman-teman saya di sekolah, karena ini bener-bener melatih kreativitas kita si kak.” “Tadi saya lihat karya dari sekolah lain juga nggak kalah inovatif dan beragam,” ujarnya yang saat ini duduk di bangku kela XI.

Agus Sutanto selaku ketua panitia kegiatan mengatakan Tehnologi tepat guna tersebut diharapkan mampu menjadi ajang pembelajaran, kreatifitas dan inovasi bagi pelajar yang nantinya diharapkan dapat diketahui oleh masyarakat dan dapat diimplementasikan secara langsung dalam kehidupan sehari hari. “banyak karya yang dihasilkan seperti alat deteksi longsor, banjir, lotion anti nyamuk, teh hebat, alat penjernih air, alat pengukur suhu badan dan karya inovasi lainya” ujarnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *