Mal Ciputra kembali Gelar USG Mamae Gratis

SEMARANG (Asatu.id) – Memperingati Hari Kanker Payudara Internasional di bulan Oktober, Mal Ciputra Semarang kembali menyelenggarakan event ber-tag line “We Care, We Aware”, Selasa (8/10).

Kali ini Mal Ciputra menggandeng Gojek. Dimana 50 mitra Gojek dari GoRide dan GoLife terundang sebagai peserta di event kali ini.

“Sudah menjadi concern kami tiap bulan Oktober mengundang para perempuan, utamanya Ibu-ibu untuk terlibat di event Breast Cancer. Tahun lalu kami dengan Tim PKK Kota Semarang, tahun ini kami ingin menyentuh para srikandi yang bekerja non formal seperti ojek online dan bermacam profesi yang tergabung di aplikasi GoLife,” Mall Manager Mal Ciputra Semarang, Ani Suyatni, di sela-sela pelaksanaan event.

Tidak hanya edukasi melalui talk show “Deteksi Dini Kanker Payudara” oleh tim Dokter dari Rumah Sakit Columbia Asia Semarang. Peserta juga diberikan fasilitas pemeriksaan medis USG Mamae gratis.

Yaitu salah satu cara medis mendeteksi benjolan di ketiak dan sekitarnya yang bisa jadi potensi kanker payudara. Bertindak sebagai narasumber talk show adalah dr. Adjeg Tarius Sp. PA MH dan dr. Siska Liana Sp. Rad. Ada juga dua survivor kanker payudara yang saat ini tetap survive melawan penyakit berbahaya ini.

“Kami berikan apresiasi kepada Mal Ciputra yang telah memfasilitasi pemeriksaan gratis dan penyuluhan seputar Kanker Payudara bagi para mitra srikandi Gojek. Kami menyadari pentingnya deteksi dini dan pemahaman akan bahaya penyakit kanker payudara. Semoga upaya ini dapat membantu para mitra kami untuk menjaga kesehatan dirinya,” ungkap Head Regional Corporate Affairs Gojek Jateng DIY, Arum K Prasodjo saat mendampingi para mitranya.

Sementara bagi komunitas ojol perempuan, hal ini memberikan pengalaman baru yang luar biasa bagi mereka. Menurut salah satu srikandi GoRide yang biasa disapa Mak Elly, melalui kegiatan ini dirinya jadi tahu bagaimana harus lebih peka terhadap kesehatan perempuan yang tidak bisa dianggap remeh.

Dalam sesi talk show, Mal Ciputra juga menghadirkan dua survivor (penderita) kanker dari CISC (Cancer Information and Support Centre) Semarang. Masing-masing memberikan kesaksian cara mereka ‘survive’ menghadapi jenis penyakit mematikan ini.

Para survivor menyatakan bahwa semangat untuk sembuh dan dukungan dari orang-orang terdekat menjadi salah satu kunci mereka bertahan hidup.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *