Wagub Sarankan Perajin Batik Gumelem Pinjam Modal ke Bank Jateng

BANJARNEGARA (Asatu.id) – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen menginformasikan, pengusaha kecil di Jawa Tengah bisa mengajukan pembiayaan di Bank Jateng. Pengusaha kecil dapat mengajukan pembiayaan hingga Rp20 juta tanpa agunan.

Informasi Wagub itu disampaikan saat menanggapi keluhan dan kendala permodalan perajin batik tulis Desa Gumelem Wetan dan Kulon Kecamatan Susukan, Minggu (6/10). Desa itu sudah lama menjadi sentra batik tulis di Kabupaten Banjarnegara.

Lebih lanjut, Gus Yasin mengaku miris dengan kondisi perajin batik di Gumelem Kulon. Sebab, perajin batik di daerah lain di Jawa Tengah rata-rata sudah maju.

“Di sini kondisi perajin batiknya masih di bawah rata-rata. Bahkan yang memroduksi saja, kondisinya masih seperti itu (sangat sederhana). Maka saya harapkan dari potensi yang ada, bisa kita pasarkan bersama-sama,” pintanya.

Program Satu SKPD Satu Desa Binaan, imbuhnya, juga termasuk memberdayakan dan memromosikan potensi desa yang menjadi binaannya. Tidak sekadar membangun RTLH dan jambanisasi.

“Inilah manfaatnya kita bikin program Satu SKPD Satu Desa Binaan. Sehingga bisa kita lihat, kita potret, kita temukan, apa sih yang dimiliki desa yang kita bina. Bukan hanya mengentaskan RTLH, bukan hanya jambanisasi, tapi bagaimana kita membantu memasarkan potensi/ produk yang ada, sehingga bisa terangkat semua,” tutupnya.

Salah satu perajin, Ngisriah, kepada Wagub mengatakan, sebagian besar perajin memang masih menggunakan cara-cara pemasaran tradisional, yakni dari perbincangan antarkonsumen atau diambil oleh pedagang.

Sehingga, lanjut Ngisriah, perputaran barangnya tidak tinggi. Dinas yang mengampu UKM di Banjarnegara, dinilai kurang tanggap dengan kesulitan perajin.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *