Senangnya Para Guru Agama Terima Insentif Bantuan Gubernur

SEMARANG (Asatu.id) – Puji Lestari (31) tampak antusias menyaksikan penerimaan bantuan Gubernur 2019 yang diserahkan langsung Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, di Wisma Perdamaian Semarang, Kamis (5/9/2019). Sambil mendekap anaknya Ifa (2) dan menyuapi si sulung Najwa (4), wajah Puji menyiratkan kebahagiaan.

Guru ngaji di Musholla Al Arif Ngaliyan itu merasa bersyukur karena salah satu bantuan yang dikucurkan adalah insentif untuk para ustadz/ustadzah dan guru keagamaan.

“Alhamdulillah, terima kasih pemerintah provinsi atas perhatiannya kepada kami para guru ngaji,” ungkapnya.

Berhasil menyandang gelar S1 Studi Pendidikan Agama Islam di Sekolah Tinggi Agama Islam Pati, membuat Puji tak ingin berhenti di situ. Wanita asal Pati itu ingin ilmunya dapat bermanfaat dan dapat membentuk karakter anak bangsa yang berakhlak mulia.

Puji pun menekankan pentingnya pribadi yang memiliki akhlak. Jika pintar namun tidak berakhlak, akan menjadi pribadi yang merugikan banyak orang.

“Mau itu pintar atau tidak, yang penting itu berakhlak dulu. Kalau pintar tapi tidak berakhlak nanti ujung-ujungnya korupsi atau merugikan orang lain,” ucap Puji.

Baginya, dengan mengaji dan mengenalkan agama sejak dini kepada anak dapat menjadi dasar pedoman hidup yang kuat bagi anak. Agama kuat dan berakhlak, maka anak tidak akan tergoda melakukan hal yang tercela.

Telah tiga tahun mengabdi menjadi guru ngaji, Puji mengaku sangat menikmati. Walaupun awalnya dia tidak digaji dan sukarela, Puji tak terlalu mempermasalahkannya. Baginya yang penting anak mau mengaji dan dengan mengajar mengaji dapat menjadi ladang ibadah baginya.

“Yang penting anak mau ngaji, yang penting anak punya akhlak yang mulia. Ini semua saya nikmati sebagai panggilan hati dan ibadah bagi saya,” ujar Puji yang memiliki 110 murid dari Pra PAUD dan SD kelas 1 ini.

Insentif yang diberikan pemerintah menurutnya membawa angin segar. Ia merasa itu adalah wujud perhatian pemerintah terhadap guru ngaji.

“Tentu senang dapat insentif, untuk tambahan keluarga. Menurut saya ini bonus tetap yang terpenting adalah mengajari anak mengaji,” ungkapnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *