Setahun Ganjar-Yasin Pimpin Jateng, Penghargaan Tak Berarti Jika Rakyat Masih Mengeluh

SEMARANG (Asatu.id) – “Ini bukan mimpi kan?” ucap Dila Natalia terbata-bata ketika bertemu Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, di kediamannya, Jalan Bugangan 3 RT 3 RW 1 Kelurahan Bugangan Kecamatan Semarang Timur, Kamis (5/9).

Raut wajah tak percaya bercampur senang tampak jelas terpancar dari anak berumur 10 tahun ini ketika orang nomor satu di Jawa Tengah itu memberikan bantuan dana sosial modal usaha.

Sang ibu, Bugi Budi Lestari (43) pun tampak tak kalah senang dan terharu. Isak tangisnya pecah ketika mendapatkan bantuan sebesar Rp20juta dari pemprov Jateng.

“Uangnya digunakan dengan baik, nggih. Dibuat usaha untuk tambahan keluarga,” ujar Ganjar yang mengenakan beskap lurik.

Bugi pun mengangguk mengiyakan. Dia berencana membuka usaha laundry dan menjual jus dengan uang bantuan tersebut. Wanita berjilbab itu mengaku sangat lega dan bersyukur. Ditinggal meninggal oleh sang suami sejak setahun silam membuat Bugi harus pontang panting seorang diri menghidupi anaknya, Dila.

Kehidupan Dila pun tak seperti anak lain. Sejak 2017, gadis cilik itu berjuang melawan lupus dan kencing manis. Bahkan untuk beraktivitas, Dila dibantu kursi roda. Namun berkat adanya Kartu Indonesia Sehat, Dila dapat berobat secara gratis dan mendapatkan perawatan intensif di RSUP Dr Karyadi Semarang. Kondisi Dila berangsur membaik dan kini bisa berjalan kembali  walaupun harus dipapah hati-hati oleh ibunya.

Kondisi Dila yang membaik itu juga membuat staf kesehatan dari Puskesmas Bugangan gembira. Fisikawan Media Ahli Muda Dinas Kesehatan Jawa Tengah yang bertugas di Puskesmas Bugangan, Christiana Purnaningtyas merasa senang, Dila telah membaik. Ingatannya melayang ketika bertemu dengan Dila pada 2017, yang saat itu kondisinya memrihatinkan. Wajah dan tubuhnya bengkak dan tak mampu berjalan.

“Tidak menyangka (Dila) akan sesehat ini. Waktu pertama kali wajah dan tubuh Dila bengkak semua. Ia mengidap Lupus dan kencing manis. Sekarang sudah luar biasa membaik,” beber Christiana sambil tersenyum.

Tak hanya merujuk Dila ke RSUP Dr Karyadi, imbuhnya, pihak puskesmas melakukan perawatan teratur dan kunjungan rutin.  Adanya ambulans hebat dan siaga diberdayakan untuk mengantar Dila kontrol ke RS.

Atas perhatian dan bantuan dari pemerintah yang tiada habisnya, Bugi sangat bersyukur dan berterima kasih. Upaya dia mondar-mandir meminta bantuan pemerintah berbuah hasil.

“Terima kasih atas perhatian dan bantuannya tiada henti dari pemerintah kota dan provinsi. Senang sekali karena pemerintah begitu perhatian dan peduli pada rakyat kecil seperti kami,”ujarnya seusai dikunjungi oleh Ganjar.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *