Jateng Genjot Tiga Program Prioritas

SEMARANG (Asatu.id) – Untuk mendukung dan mendorong pertumbuhan ekonomi sebesar tujuh persen, berbagai program dan strategi dilakukan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Tiga program prioritas yang digadang-gadang Jateng menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi, yakni pengembangan Kawasan Industri Kendal (KIK), Kawasan Industri Brebes, dan pengelolaan sektor pariwisata.

Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah  Sri Puryono KS saat dialog interaktif “Idola Business Gathering” di Hotel Ciputra Semarang, Kamis (5/9). Hadir pula sebagai narasumber Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jateng, Frans Kongi, Ekonom Undip Firmansyah, dan Kepala Grup Advisor dan Pengembangan Ekonomi Bank Indonesia Iss Savitri Hafid.

Dalam dialog bertajuk “Meretas Jalan Pertumbuhan Ekonomi Jateng Tujuh Persen” tersebut, sekda menjelaskan, pertumbuhan ekonomi tujuh persen merupakan perintah atau target dari pemerintah pusat kepada dua provinsi di Pulau Jawa, yakni Jawa Tengah dan Jawa Timur. Guna mendongkrak dan mengejar target pertumbuhan ekonomi tersebut, beragam program dan strategi digencarkan.

“Ada tiga program prioritas sebagai daya ungkit pertumbuhan ekonomi yang diusulkan Pemprov Jateng kepada pemerintah pusat. Yaitu pengembangan Kawasan Industri Kendal, Kawasan Industri Brebes, serta pengelolaan pariwisata khususnya Borobudur dan sekitarnya,” terangnya.

Kawasan Industri Kendal sekarang sedang menuju Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), sehingga akan menyerap tenaga kerja sebanyak 20 ribu-60 ribu orang. Bahkan KIK sudah komitmen dengan dua kepala negara, yakni Presiden RI dengan Presiden Singapura. Selain itu, untuk mempermudah akses transpotrasi, juga akan dibangun pelabuhan di KIK.

Untuk kawasan industri baru di Kabupaten Brebes, lanjut dia, sudah disediakan lahan seluas sekitar 3,700 hektare. Selain itu, sejumlah program akan dikembangkan untuk mendukung pembangunan kawasan industri yang berada di perbatasan antara Jawa Tengah dan Jawa Barat itu. Pembangunan Kawasan Industri Brebes segera diwujudkan, apalagi kemiskinan di kabupaten ujung barat Jateng itu masih tinggi atau peringkat tiga setelah Wonosobo.

Potensi tidak kalah penting adalah pengembangan kawasan wisata Borobudur. Guna mendukung akses menuju Candi Peninggalan Dinasti Sailendra, akan dibangun Tol Solo-Yogyakarta, peningkatan jalan di jalur Purworejo-Yogyakarta, serta fasilitas pendukung lainnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *