Ganjar Ajak Dialog Dua Santri Asal Papua

BLORA (Asatu.id) – Sarasehan Pramuka Santri Pondok Pesantren Siap Mandiri dan Menjaga NKRI di PP Al Alif Tamanrejo, Tunjungan, Blora, berlangsung gayeng dan dipenuhi canda tawa, Selasa (27/8)

Seperti ketika Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengajak santri Pramuka dari Pondok Pesantren Balekambang, M Muhayyinul Fairus berdialog. Siswa kelas 11  SMK Balekambang Jurusan Teknik Kendaraan Ringan itu ditanya Ganjar terkait cita-citanya yang ingin menjadi TNI AD. Tetapi ketika menjawab perbedaan Kodim dan Dandim, Fairus tak bisa menjawab tetapi justru memancing tawa. Karena wajahnya tak lagi menghadap Ganjar. Ia menengok ke kanan, kiri dan belakang.

“Lho tho, meh dadi tentara ora iso njawab. Malah nolah-noleh,” kata Ganjar.

Dibantu oleh anggota TNI, Fairus pun mendapat jawaban. Jika Dandim adalah Komandan Kodim, sedangkan Kodim kepanjangan dari Komando Distrik Militer  atau kesatuan militer di tingkat kabupaten atau kota. Tingkatan kepangkatan pun juga ditanyakan Ganjar. Lagi-lagi Fairus tak bisa menjawab. Dan kembali mengundang tawa.

“Serda, Sertu, Serka, Serma,” jawab Fairus dibantu anggota TNI yang duduk di dekatnya.

“Ada nilai dari dialog ini. Apa itu? Pramuka harus berani, kemudian bertanya kalau tidak tahu, tanya kepada guru, atau ke kyai,” ujar Ganjar.

Setelah Fairus, Ganjar mengundang dua Pramuka santri asal Sorong, Papua yang sudah dua bulan ini nyantri di PP Raudhatuth Tholibien untuk maju ke depan. Di pesantren yang diasuh oleh KH Mustofa Bisri atau yang dikenal dengan Gus Mus itu, menjadi pilihannya setelah lulus SD di Sorong. Namanya Azam Paus Paus dan Irwan Taufik.

“Ada saudara yang pernah mondok di Rembang. Saya ingin bisa mengaji seperti dia. Kemudian beliau mengarahkan saya untuk mondok di Rembang,” katanya.

Karena papedan menjadi makanan khas Papua, Ganjar pun meminta anggota Pramuka lainnya menjelaskan bagaimana cara atau bentuk fisik papeda. Mereka yang berhasil menjawab, diberikan hadiah tabungan dari Bank Jateng masing-masing Rp 500 ribu. Termasuk Fairus, Irwan dan Azam.

Usai kegiatan, Irwan dan Azam pun mendapat perhatian anggota pramuka lainnya untuk berkenalan sekaligus foto bersama.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *